Suara.com - Pesona mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tak pernah luput dari sorotan warganet. Kali ini, seorang warganet berhasil mengubah wajah Susi Pudjiastuti menjadi jauh lebih muda.
Tentu saja wajah yang diubah itu adalah hasil karya digital berupa suntingan foto sang mantan menteri.
Lucky Setiawan mengaku iseng menyunting foto Susi Pudjiastuti menggunakan sebuah aplikasi do ponselnya. Namun, hasilnya justru di luar dugaan.
"Iseng-iseng ngedit, mau lihat bu Susi waktu muda kayak gimana. Eh ternyata salah dugaan. Bu Susi pasti lebih cantik dari foto yang saya edit ini. Sehat-sehat terus buk," tulis Lucky lewat Twitter-nya, Selasa (30/6/2020).
Unggahan itu kemudian dikomentari oleh Susi Pudjiastuti. Susi mengaku lebih menyukai usianya sekarang yang sudah menginjak 55 tahun.
"Saya suka usia saya sekarang," tulis Susi.
Sebelumnya, Susi Pudjiastuti mengunggah empat buat potret dirinya di bawah terik matahari. Ia meminta agar seseorang yang akan menggunakannya sebagai desain kaos tak mengubahnya jadi mirip nenek-nenek.
"Ini foto up to date 22 Juni 2020. Jadi jangan bikin di kaos kayak nenek-nenek ya, atau saya tenggelamkan @BStolenberg," tulis Susi Pudjiastuti dengan gaya khasnya.
Dari unggahan Susi itulah, warganet berlomba-lomba untuk mengedit foto tersebut dalam berbagai desain. Termasuk hasil suntingan Lucky yang membuat warganet semakin mengagumi kecantikan Susi.
Baca Juga: Beli Barang Kurang dari Rp 30.000, Malah Kena Ongkos Kirim Ratusan Ribu
"Ini cakep banget asli," kata warganet.
"Seketika jadi ingat Moana," komentar warganet lain.
"Saya naksir neh," tulis seorang warganet.
Tak hanya itu, lantaran banyak yang penasaran dengan pesona perempuan nyentrik ini, warganet pun bertanya apa rahasia dibalik kecantikannya.
"Air dan cleansing oil dan sunscreen dan aftersun lotion, tidak sabun tidak shampoo," jawab Susi.
Berita Terkait
-
Pria Tirukan Ibu-ibu Qasidah Bikin Deg-degan Warganet, Lehernya Gak Patah?
-
Sedih Tapi Kocak, Potret Bapak-bapak Baper Gegara Nonton Sinetron
-
Video Viral Lempar Sedotan ke Laut Direspons Susi, Warganet: Tenggelamkan!
-
Muncul Tren Sprei Motif Makanan, Bikin Kamu Bak Rebahan di Atas Nasi Pincuk
-
Kelewat Santuy, Pose Nenek-nenek Memasak di Atas Meja Ini Jadi Sorotan
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
-
Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat
-
Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan
-
Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong
-
Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?
-
Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN
-
Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat
-
Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?
-
Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat