Suara.com - Polisi terpaksa menembak tersangka pengguna narkoba karena berusaha menyerang petugas kepolisian dengan menggunakan parang di Jalan Bukit Barisan Medan.
Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menjelaskan, tersangka yang diberikan tindakan tegas dan terukur di paha kiri, yakni JHS (48) warga Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Glugur Darat II, Kota Medan.
Petugas juga mengamankan tersangka lainnya, PT (28) warga Jalan Bromo, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kota Medan, dan tersangka MH (41) warga Jalan Ampera, Kelurahan Glugur Darat II, Kota Medan.
Arifin mengatakan saat itu petugas sedang melaksanakan patroli dan mendapatkan informasi dari masyarakat adanya tiga orang laki-laki sedang menggunakan narkoba jenis sabu di sebuah rumah di Jalan Bukit Barisan Medan.
Selanjutnya petugas turun ke TKP dan menangkap mereka. Petugas yang mencoba memborgol tersangka JHS, namun dia melakukan perlawanan dengan menggunakan garpu sehingga petugas memberikan tembakan peringatan sehingga menjatuhkan garpu tersebut.
"Pada saat petugas menemukan barang bukti di dalam kamar satu set alat isap sabu terbuat dari kaca kecil yang masih terdapat sisa sabu, tersangka kembali mengambil parang dan menyerang petugas," ujarnya.
Arifin mengatakan petugas langsung memberikan tindakan tegas dan terukur, serta mengamankan tersangka mantan anggota polisi di Polres Simalungun dan diserahkan ke penyidik Mako Polsek Medan Timur.
Tersangka pernah terlibat perkara pidana narkotika pada tahun 2018, divonis selama dua tahun oleh Pengadilan Negeri Medan .
"Barang bukti yang diamankan berupa satu set alat isap sabu terbuat dari kaca, satu buah garpu sampah, sebilah parang, dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy hitam BK 3799 AEQ," katanya. (Antara)
Baca Juga: Serang Petugas Pakai Parang, Polsek Medan Timur Tembak Kaki Pecatan Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak
-
Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?
-
Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang
-
Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!
-
PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral