Suara.com - Sebanyak 36 di lingkungan PT Unilever Indonesia, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat dinyatakan positif virus corona. Kekinian, para karyawan tersebut tengah menjalani isolasi di Wisma Karantina ODP dan beberapa rumah sakit.
Sementara itu, putra politikus senior Amien Rais yakni Mumtaz Rais digadang-gadang menjadi calon menteri dalam kabinet Presiden Jokowi. Namun kabar tersebut justru dianggap politikus PSI Muannad Alaidid sebagai aksi barisan sakit hati.
Berikut 5 berita populer yang dihimpun Suara.com, Jumat (3/7/2020).
1. 36 Buruh Positif Corona, PT Unilever Bekasi Produksi Bumbu Masak dan Kecap
Sebanyak 36 orang di lingkungan PT Unilever Savoury Factory di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona covid-19.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi menetapkan, area pabrik tersebut menjadi klaster baru penyebaran wabah corona.
2. Soal Pria Mengaku Anak Kardinal, Putri Gus Mus: Ngibulnya Keterlaluan
Pernyataan seorang pria mualaf mengaku anak kardinal turut menyita perhatian putri KH Mustofa Bisri alias Gus Mus, Ienas Tsuroiya.
Baca Juga: Dukung Black Lives Matter, Kosmetik L'Oreal Hapus Kata Fair dan Whitening
Ienas merasa tak habis pikir pengakuan tersebut disampaikan dalam sebuah ceramah keagamaan.
3. CEK FAKTA: Benarkah Foto Uya Kuya Menghipnotis Maruf Amin?
Baru-baru ini di tengah maraknya pemberitaan soal penolakan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP, merebak isu presenter Uya Kuya menghipnotis Wakil Presiden Maruf Amin.
Isu tersebut dibagikan oleh seorang pengguna Facebook bernama Puta Inka ke dalam grup Sahabat Aline Yoana tan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT