“Ini si pemilik Pak Namik dari Magelang, ini tokeknya pak udah kami transaksikan mungkin besok bisa penyelesaian,” ujarnya.
Video transaksi jual beli tokek di Magelang tersebut sontak membuat netizen yang menyaksikannya tercengang.
Pasalnya, hanya untuk membeli hewan itu, sang pembeli rela mengeluarkan duit sebanyak Rp 10 miliar.
Kenapa harga tokek mahal?
Kok bisa sih tokek dipatok dengan harga fantastis?
Nah, ternyata tokek memang memiliki nilai jual tersendiri.
Bahkan harga tokek ada yang sampai miliaran rupiah.
"Tokek yang mempunyai berat hingga lima ons dapat dijual hingga satu miliar rupiah," ungkap Muri, seorang pedagang hewan di Pasar Burung Pramuka, seperti dikutip dari Antara.
Dihargai tinggi karena binatang dengan nama ilmiah gecko gecko itu dipercaya berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit.
Baca Juga: Viral Video Pria Nekat Panjat SUTET Demi Layangan Rp 2 Ribu
“Tokek yang mempunyai berat lima ons sudah memproduksi liur dan empedu. Air liur dan empedu itulah yang dipercaya berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit, bahkan AIDS,” klaim Muri.
Tapi ukuran tokek rata-rata kecil hingga susah mendapat tokek seberat lima ons. Muri bilang, tokek seberat lima ons bisa berumur hingga puluhan tahun. Ukurannya sekira sepanjang botol air mineral kemasan satu liter.
“Untuk pengobatan, tokek bisa langsung dikonsumsi dagingnya, bahkan di beberapa tempat daging tokek dikonsumsi dalam bentuk sate tokek,” kata Muri.
Meski mahal, khasiatnya belum terbukti manjur
Tokek kerap diekspor ke luar negeri sebagai penyembuh obat HIV/AIDS dan anti tumor. Tokek juga digunakan dalam pengobatan tradisional China atau traditional Chinese medicine (TCM).
Tapi perlu diketahui, ternyata khasiat tokek untuk kesehatan belum terbukti.
Diberitakan Asiaone pada 2011 lalu, Direktur komunikasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Christy Feig, melalui e-mail ke New Straits Times mengatakan, “Klaim bahwa tokek dapat menyembuhkan penyakit sama sekali tidak memiliki kredibilitas dan desas-desus bahwa reptil itu dapat membantu meringankan penyakit AIDS tidak benar”.
Jangan memburu tokek
Diberitakan Hops.id -- jaringan Suara.com, mahalnya harga tokek membuat perburuan terhadap hewan tersebut semakin gencar. Kepala Seksi Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lebak, Nurly Edlinar, mengimbau warga jangan memburu tokek karena dapat merusak ekosistem habitat lingkungan.
Tokek berguna bagi lingkungan dan manusia. Tokek berperan untuk mengendalikan hama dan mempertahankan ekosistem yang rapuh. Di alam, tokek adalah predator pemakan serangga dan cacing. Di antaranya memakan berbagai jenis nyamuk, termasuk nyamuk aedes aegypty pembawa virus demam berdarah (DBD).
“Setiap tahun tingginya penderita DBD disebabkan berkurangnya tokek. Bahkan di Rangkasbitung satwa tokek sudah langka dan tidak terdengar lagi bunyi tokek di malam hari,” kata Nurly memungkasi.
Berita Terkait
-
Tips Memelihara Gecko untuk Pemula, Bisa Jadi Ladang Cuan!
-
Penjual Soto Pakai Apple Vision Pro untuk Catat Orderan, Netizen: Cyberpunk 2077!
-
Beredar Video Warteg Pinggir Jalan dengan Fasilitas Mewah Ini, Publik: Agak Lain Memang
-
Cewek Cantik Beli Gorengan, Publik Salfok Dengar Suaranya: Mirip Google Nggak Sih?
-
Beredar Foto Jadul Gadis di Yogyakarta Tahun 1948, Tas Elegan dan Outfit Necis Curi Perhatian
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam
-
80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Klaim, Ada yang Dijual Rp42 Ribu/Kg
-
Belanja Mewah di SEIBU Dapat Voucher Gratis? Cek Promo BRI Ini!
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777