Suara.com - Seorang ibu di Prancis meninggal dunia setelah terlempar dari wahana permainan roller coaster bak adegan film Final Destination.
Menyadur The Sun, Selasa (7/7/2020), seorang ibu berusia 32 tahun, meninggal setelah jatuh dari roller coaster Formula 1 di taman hiburan Parc Saint-Paul, Prancis.
Seorang ibu yang tidak diungkap identitasnya tersebut meregang nyawa saat menaiki wahana yang beroperasi sekitar pukul 13:45 waktu setempat pada hari Sabtu (4/7). Kematian wanita tersebut dikonfirmasi oleh Gilles Campion, manajer taman Parc Saint-Paul dalam siaran pers.
"Petugas pemadam kebakaran turun tangan dan mencoba menyadarkan korban, namun tidak berhasil. Tidak ada orang lain yang terluka." bunyi pernyataan taman Parc Saint-Paul dikutip dari The Sun.
Seorang saksi mata menyebutkan saat kejadian tersebut sang suami berusaha mati-matian untuk meraih kakinya setelah dia terlepas dari pengaman.
"Anak-anak saya ingin masuk ke komedi putar, dan kami mendengar teriakan, lalu saya melihat wanita itu jatuh," ujar Farida, seorang pengunjung pada kantor berita Prancis.
"Dia terlepas dari bar pengaman dan suaminya mencoba menangkapnya dengan kaki." tambahnya.
Korban dikatakan pergi ke taman bermain untuk merayakan ulang tahun anaknya yang berusia 2 tahun, bersama dengan saudara perempuannya, suami dan ibunya.
"Kami melihat anak-anak menangis. Beberapa berada di puncak ketika roller coaster tersebut berhenti." ujar pengunjung lainnya.
Baca Juga: Putranya Dilarang Pakai Anting di Sekolah, Ibu Protes ke Dewan Guru
Manajemen di taman tersebut mengatakan mereka telah sepenuhnya menyerahkan kasus tersebut kepada polisi dan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penyelidikan.
"Seluruh staf telah menjaga pengunjung dan keluarga yang terkena dampak. Kami menyampaikan rasa bela sungkawa terdalam atas kejadian tersebut." ujar pihak taman bermain.
Kejadian tersebut bukanlah yang pertama kali. Seorang wanita berusia 35 tahun meninggal di wahana yang sama pada tahun 2009, menurut laporan media lokal.
Seorang ahli menyimpulkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh "perilaku korban yang tidak patuh".
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek
-
Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
-
Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek