Suara.com - Sesosok mayat pria ditemukan warga dalam kondisi bersimbah darah di Nagari Malai III Koto, Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (9/7/2020) sekira pukul 03.00 WIB.
Kontan penemuan mayat tersebut membuat Warga Sungai Geringging geger. Kepolisian Sektor (Polesk) Sungai Geringging yang mendapat laporan tersebut langsung menurungkan anggotanya ke lokasi.
Kapolsek Sungai Geringging Iptu Anazrul mengatakan berdasarkan hasil olah TKP sementara, mayat tersebut diduga merupakan korban pembunuhan.
"Benar, setelah kami dapat laporan dari warga tentang penemuan mayat itu langsung kami menuju TKP. Diketahui identitas mayat bernama Yushar, diduga korban pembunuhan," katanya seperti dilansir Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Kamis (9/7/2020) siang.
Lebih lanjut, dia mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan temuan mayat tersebut pada pukul 08.00 WIB yang kemudian terdaftar dalam laporan bernomor: LP/ 23/ VII/2020/Polsek.
"Nah setelah itu kami menuju tempat mayat ditemukan, tepatnya di dekat rumah korban. Saat itu mayat tergeletak bersimbah darah dan ditemukan juga luka-luka pada jasad mayat itu," katanya.
Dikatakannya, mayat itu langsung dibawa ke Puskesmas Sungai Geringgiang untuk dilakukan visum luar.
"Dari hasil visum terdapat sebanyak 10 luka sayatan pisau. 10 luka tersebut tersebar di tubuh korban. Mungkin karena itu korban kehabisan darah. Saat ditemukan korban memakai baju warna merah dan celana pendek," ungkap Anazrul.
Saat ini, kasus penemuan mayat itu sekarang sedang dalam penyelidikan Satreskrim Polres Padang Pariaman.
Baca Juga: Disiksa Polisi, Kuli Bangunan Sarpan Diminta Lapor Komnas HAM
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
-
Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU