Suara.com - Warga Nagari Campago dikagetkan, dengan penemuan lima paket besar narkoba jenis ganja di bawah kolong jembatan Campago, Kecamatan Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Ganja itu pertama kali ditemukan oleh seorang anak-anak atas nama Fahrel (12), saat ia bermain di lokasi tersebut pada Minggu (29/12/2019) sekitar pukul 14.00 WIB. Selanjutnya temuan ganja itu diamankan oleh Babinsa Koramil 06/Kampung Dalam, Sertu Kusnaefi.
Sertu Kusnaefi mengatakan, diperkirakan lima paket besar ganja tersebut dengan berat totalnya sekitar 10 kilo gram (Kg).
Kusnaefi menduga, penemuan ganja di kolong jembatan tersebut, merupakan tempat penyimpanan sementara oleh bandar, hal itu terlihat dari paketannya yang masih utuh.
Kemudian Danramil 06/Kampung Dalam, Kapten Inf Syamsuwarno juga mencurigai, bahwa ganja yang ditemukan itu milik pemain di area Kampung Dalam tersebut. Prediksinya, lokasi itu juga tempat transaksi antar bandar.
"Bisa jadi barang itu diletakan bandar di sana, biar bisa diambil oleh pembeli. Tapi ini baru dugaan. Kasus ini kita serahkan kepada polsek V Koto kampung Dalam, dan Satuan Narkoba Polres Pariaman untuk ditindaklanjuti," kata Syamsuwarno sebagaimana dilansir Covesia.com (jaringan Suara.com).
Dikatakan Syamsuwarno, hendaknya pihak terkait dapat menindak lanjuti terhadap penemuan ganja tersebut. Kemudian bisa dikembangkan, agar pelakunya bisa ditangkap.
"Ini hendaknya dikembangkan, tidak bisa dibiarkan begitu saja. Harus diusut sampai tuntas," ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Kampung Dalam, Muhardi Koto juga meminta agar polisi segera mengungkap kasus tersebut.
Baca Juga: Sejumlah Buaya Mendadak Muncul Asyik Berjemur, Warga Padang Pariaman Geger
Berita Terkait
-
Sejumlah Buaya Mendadak Muncul Asyik Berjemur, Warga Padang Pariaman Geger
-
Warga di Aliran Sungai Batang Tapakis Diresahkan Kemunculan Buaya
-
Paman Gerebek Keponakan Indehoi Bareng Pacar di Pariaman, Ada Bercak Darah
-
Bejat! Perempuan di Bawah Umur Digilir Empat Remaja di Gudang Pembuat Bata
-
Harga Cabai di Padang Pariaman Makin Pedas, Tembus Rp 70 Ribu Per Kilogram
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan