Suara.com - PT Pembangunan Jaya Ancol mengatakan bakal mengembangkan Dunia Fantasi atau Dufan di lahan hasil perluasan 35 hektare.
Ternyata, proyek ini juga sudah direncanakan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sat ia memimpin dulu.
Ahok mengatakan, rencananya, pengembangan Dufan itu termasuk dalam rencana reklamasi yang dulu ia buat. Lokasinya berada di Pulau K atau di dekat kawasan Dufan yang sekarang.
"Iya pakai pulau K yang kecil. Iya depannya (Dufan)," ujar Ahok saat dihubungi Suara.com, Sabtu (11/6/2020).
Untuk diketahui, Ancol berencana membuat taman rekreasi bertemakan laut bernama Ocean Fantasy di lahan Ancol Barat yang diizinkan Gubernur Anies Baswedan. Konsepnya terinspirasi dari taman rekreasi Disney Sea Jepang.
Ternyata konsep ini sama dengan yang dirancang Ahok dulu. Ia berencana membangun Dufan tema laut di atas Pulau K hasil reklamasi yang rencananya dimulai tahun 2015.
Namun, proyek ini belakangan terhenti karena izin reklamasi telah dicabut oleh Anies.
Saat kepemimpinannya dulu, Ahok mengatakan sudah berdiskusi soal investor proyek ini.
Pengembang taman bermain ternama Universal Studio dari Amerika Serikat disinyalir sudah hampir sepakat bekerja sama.
Baca Juga: Anies Perluas Dufan dan Ancol, Ahok: Mungkin Sama dengan Reklamasi Dulu
"Dulu berharap ada investor entertainment dunia masuk. Kalau enggak salah dari Amerika Serikat," kata dia.
Berita Terkait
-
Anies Perluas Dufan dan Ancol, Ahok: Mungkin Sama dengan Reklamasi Dulu
-
Neno Warisman soal Doa yang Dinilai Ancam Tuhan, Refly: Kok Terkait Anies?
-
Istilah Reklamasi Diganti Perluasan Daratan, PDIP: Anies Bersilat Lidah
-
Program Rumah DP 0 Anies Fokus Garap Area Komersil, DPRD DKI Minta Evaluasi
-
Anies Diminta Jangan Dagang Isu Agama untuk Muluskan Reklamasi Ancol
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
-
Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat