Suara.com - Otoritas militer Korea Utara belum lama ini memerintahkan para tentara untuk mengembang biakkan lebih banyak kelinci, paling tidak sebanyak 15. Aturan ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Menyadur Daily NK, Sabtu (11/7/2020), kebijakan yang keluarkan Kementerian Angkatan Bersenjata Rakyat (MPAF) ini juga berlaku bagi keluarga para tentara.
Kementerian juga mengatakan akan ada "evaluasi" dalam pengembangbiakan kelinci yang akan dilangsungkan sebelum akhir Agustus dengan tanggal yang dirahasiakan.
Aturan pengembangbiakkan lebih banyak kelinci merupakan arahan dari pemimpin Korut Kim Jong Un, bertujuan untuk meningkatkan pasokan daging negara dengan cara yang murah.
Mengingat latihan militer musim panas dimulai pada 1 Juli lalu, peraturan baru ini akan lebih membebani para tentara. Sebuah kompi yang terdiri dari 130 misalnya, harus membiakkan sedikitnya 195 kelinci besar selain mengikuti latihan militer.
Selain itu, tentara juga ditugaskan untuk memperluas jumlah kandang kelinci, meningkatkan jumlah kelinci hingga mencari pakan. Semua ini memakan banyak waktu istirahat mereka.
"Tentara melaksanakan tugas dan pelatihan mereka di pagi hari, kemudian harus pergi ke bukit untuk mengambil daun akasia dan semanggi selama satu jam sebelum mereka bisa beristirahat," ujar sumber dari militer Korut.
Sumber tersebut juga menambahkan ini merupakan kali pertama adanya peraturan khusus yang mewajibkan tentara membesarkan kelinci. '
"Pihak berwenang tampaknya secara halus mengisyaratkan bahwa tentara harus menemukan sesuatu untuk dimakan karena mereka tidak akan mendapatkan banyak makanan dari pemerintah," katanya.
Baca Juga: Korut Tolak Kembali ke Meja Perundingan, AS dan Korsel Bahas Strategi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin