Suara.com - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari mengatakan sepanjang pandemi COVID-19 berlangsung di Ibu Kota sejak Maret 2020, sebanyak lima pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) sempat ditutup karena petugas kesehatan terpapar virus asal Wuhan itu.
"Untuk sekarang seluruhnya sudah beroperasi lagi. Lima Puskesmas sempat ditutup itu akumulasi sejak Maret 2020. Terakhir, Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih," kata Erizon seperti dilaporkan Antara, Selasa (14/7/2020).
Erizon menyebutkan para tenaga medis yang positif COVID-19 itu dipastikan telah menjalani isolasi mandiri.
"Umumnya tenaga medis yang terpapar langsung lakukan isolasi mandiri," kata Erizon.
Penutupan Puskesmas dilakukan untuk memastikan proses disinfeksi bisa berjalan dengan baik sehingga kondisi Puskesmas kembali steril dari virus maupun kuman-kuman.
Ia memberikan contoh, Puskesmas Cempaka Putih yang sempat ditutup selama dua hari pada Sabtu (11/7) hingga Minggu (12/7) untuk proses disinfeksi usai ditemukan petugas medisnya terpapar COVID-19.
Seluruh petugas yang bekerja di Puskesmas Cempaka Putih harus menjalani tes usap memastikan ada atau tidaknya kembali kasus positif COVID-19.
"Kami semua petugas di Puskesmas Cempaka Putih harus ikut tes usap massal. Selama menunggu hasil kemarin, kami isolasi mandiri. Nah hasilnya Alhamdulillah negatif semuanya, termasuk saya," kata Kepala Puskesmas Cempaka Putih Dicky Alsadik saat dihubungi.
Dicky juga mengatakan pihaknya saat ini kembali melayani pelayanan kesehatan di Puskesmas Cempaka Putih usai selama dua hari layanannya sempat dipindahkan ke RSUD Cempaka Putih dan Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Barat.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Berkelit 59 Pegawai Puskesmas Banyu Urip Corona: Cuma 20
"Alhamdulillah hari ini sudah kembali bertugas, jadi masyarakat bisa ke Puskesmas Cempaka Putih lagi," ujar Dicky.
Berita Terkait
-
Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Kemenkes Akui Baru 60 Persen Puskesmas Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
-
Apakah Imlek Puskesmas Libur? Ini Jadwal Buka Layanan Selama Masa Liburan
-
Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi
-
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat