Suara.com - Pakar hukum tata negara Refly Harun menilai wajar jika artis sekelas Raffi Ahmad dilirik oleh putri Ma'ruf Amin untuk maju menjadi calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.
Menurut Refly, hal itu bukan sesuatu yang mengagetkan lagi karena Raffi Ahmad memiliki pendapatan dengan nilai fantastis. Setiap bakal calon membutuhkan logistik yang tidak sedikit untuk maju sebagai pemimpin daerah sehingga perlu sosok yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut.
"Jadi orang seperti Raffi Ahmad, saya kira bukan karena dia populer saja dilamar, tapi dia juga full of logistics. Logistiknya luar biasa, pendapatannya sebagai artis per bulan bisa miliaran rupiah, jadi wajar kalau dia dilamar di mana-mana," kata Refly dalam video yang tayang di kanal YouTube Refly Harun.
Selain itu, Raffi Ahmad juga terhitung masih muda dan sangat populer sehingga bisa menaikkan peluang untuk terpilih sebagai pemimpin daerah.
"Jadi satu, dia punya popularitas. Kemudian punya logistik yang luar biasa, dan kemudian juga enak dilihat. Usianya muda baru 33 tahun ya. Muda dan kaya sehingga bisa jadi magnet," tukasnya.
Dalam kesempatan itu, Refly juga sempat mempertanyakan apa motif dibalik keinginan para artis untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Ia pun mengingatkan Siti Nur Azizah, putri Ma'ruf Amin dan Raffi Ahmad agar tak sekadar maju mencalonkan diri tanpa visi misi yang jelas.
"Niat orang-orang yang ingin terjun menjadi kepala daerah itu apa, kalau niatnya cuma gagah-gagahan apalagi niatnya ingin memanfaatkan jabatan untuk memperbesar lini bisnis, wah luar biasa, kita tidak akan pernah mencapai kemakmuran," kata Refly.
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Sekali Makan Bayar Rp 135 Juta, Harga Es Tehnya Bikin Melongo
-
5 Potret Akrab Raffi Ahmad dengan Keluarga Ma'ruf Amin
-
Raffi Ahmad Akui Kasih Jatah Bulanan Rp 300 Juta, Nagita Slavina Bantah
-
Raffi Ahmad hingga Cak Lontong Diundang Jokowi ke Istana Bicarakan Soal Ini
-
Raffi Ahmad Belajar Dewasa dari Yuni Shara
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran