Suara.com - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang polisi lalu lintas menjadi sasaran timpuk batu oleh seorang pemuda. Video berdurasi 30 detik yang diunggah akun Instagram @jokersupriadi itu menunjukan ada seorang pemuda berlari sambil membawa batu.
Sementara itu, sang polisi tampak berada di seberang jalan dan hanya dipisahkan oleh tembok. Sang pemuda lantas memanjant tembok dan menimpuki anggota polisi yang sedang berdiri.
Tak lama berselang, muncul segerombolan pemuda lainnya. Mereka bersama-sama menimpuki mobil patroli milik aparat kepolisian.
Peristiwa itu disebut terjadi saat berlangsungnya aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (16/7/2020) kemarin. Dalam aksi tersebut ada dua massa yang menuntut pembatalan pembahasan Omnibus Law dan pembatalan pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).
Menanggapi hal tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnono Yogo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan, anggota polisi lalu lintas tersebut selamat dari timpukan batu.
"Tapi alhamdulillah anggota saya enggak kena, yang kena hanya mobil itu kaca belakangnya pecah," kata Sambodo saat dikonfirnasi, Jumat (17/7/2020).
Sambodo mengatakan, pihanya masih mencari oknum yang terlihat dalam video saat penyerangan berlangsung.
"Masih kita cari orangnya kan enggak gampang juga mencarinya. Tapi masih kita cari orangnya," sambungnya.
Baca Juga: 2 Polisi Peneror Novel Baswedan Divonis Bersalah, Pengamat: Harus Dipecat!
Berita Terkait
-
20 Orang Ditangkap di Lokasi Demo Menolak RUU HIP Depan Gedung DPR
-
DPR Pastikan akan Ganti RUU HIP Jadi RUU BPIP
-
DPR: Novel Baswedan Saja Alami Ketidakadilan Hukum, Apalagi Orang Biasa
-
Aspirasi Soal RUU Cipta Kerja Tak Digubris, KASBI: DPR Pura-Pura Gak Dengar
-
Massa Pendemo Bubar, Sempat Diwarnai Lemparan dan Bakar-bakar di Depan DPR
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?