Suara.com - Ceceran tulang manusia ditemukan di bawah pohon di Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Sementara kepala tengkorak manusia itu tergantung di pohon.
Ceceran tengkorak itu diduga milik korban gantung diri. Tulang belulangnya berserakan di semak-semak di bawah pohon.
Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Roby Sugara, mengatakan penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia itu di Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Penemuan itu ditemukan warga setempat pada Senin (20/7/2020).
“Penemuan tengkorak, juga tulang belulang di semak dan tergantung di pohon itu saat ini masih kami sebut Mr X,” ujar dia saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2020).
Dari pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti. Mulai dari tali, baju, dan tulang yang tergantung di atas pohon persis di atas semak-semak.
Selain itu, petugas juga menemukan kerangka kepala, tulang belulang, dan rahang gigi bawah diduga manusia. Kemudian ditemukan juga ikat pinggang, selembar celana berbahan denim bewarna biru merek Tommy Co, serta di dalam saku ada uang sebesar Rp 12.000 dengan pecahan Rp 10.000 dan Rp 2.000.
“Kita menemukan juga baju bewarna biru tulisannya kebersihan adalah bagian dari iman. Ada juga dompet warna hitam berisi kartu BPJS atas nama Panris dengan fasilitas kesehatan tingkat satu Beringin, Prabumulih, dan ATM BCA,” kata dia.
Saat ini, semua temuan yang ditemukan di TKP oleh petugas telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Memang sulit dikenai identitasnya dan belum bisa dipastikan apakah identitas korban sesuai dengan kartu BPJS yang ditemukan,” tambah dia.
Baca Juga: Aktor Jepang Haruma Miura Tewas Gantung Diri
Melihat dari lokasi penemuan dan posisi baju dan tali, korban tersebut diduga tewas lantaran gantung diri.
“Dugaan sementara tewas karena gantung diri. Tapi, petugas masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan pengungkapan identitasnya terlebih dahulu,” tutur dia.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Berita Terkait
-
Pura-pura BAB, Pembunuh Bocah Alvaro Gantung Diri Pakai Celana Panjang di Ruang Konseling Polres
-
Terkuak! Detik-detik Mengerikan Sebelum Pemuda Nekat Gantung Diri di Flyover Pasupati Bandung
-
Masih Pakai Helm, Geger Pemuda Tewas Gantung Diri di Flyover Pasupati Bandung
-
Siswi 13 Tahun Tewas Gantung Diri di Cipayung, Polisi Dalami Dugaan Bullying
-
Surat Wasiat Pilu Ungkap Penyebab Ibu di Bandung Nekat Gantung Diri dan Racuni Dua Anaknya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!