- Terungkap identitas korban bunuh diri di flyover Pasupati, Bandung
- Korban ternyata masih berusia muda yang berinisial KW.
- Selain itu, sebelum melakukan aksi nekatnya, korban sempat dilihat oleh saksi yang melintas di sekitar lokasi.
Suara.com - Terungkap identitas pria yang ditemukan tewas gantung diri jembatan layang (flyover) Pasupati, Kota Bandung pada Jumat (30/10/2024) malam. Dari hasil identifikasi polisi, ternyata identitas korban berinisial KW dan berusia 19 tahun.
Fakta itu diungkapkan oleh Kapolsek Bandung Wetan AKP Bagus Yudo. Dia pun menjelaskan kronologi sebelum KW nekat mengakhiri hidup di flyover tersebut. Menuruntyam
“Telah ditemukan satu orang laki-laki yang gantung diri. Selanjutnya sekitar pukul 23.10 WIB, korban dievakuasi oleh tim damkar menggunakan mobil rescue,” bebernya dikutip dari Antara, Sabtu (1/11/2025).
Menurutnya, detik-detik sebelum korban bunuh diri sempat disaksikan oleh warga yang sedang melintas di sekitar lokasi. Kejadian tersebut diketahui oleh salah satu saksi yang melihat korban sedang berdiri di sisi jalan layang. Ketika saksi mencoba untuk menghampiri, korban sudah meloncat dengan tali yang menggantung di sisi jembatan.
“Selanjutnya saksi melaporkan kepada petugas dan tidak lama kemudian datang dari PMI dan Damkar,” katanya.
Ia mengatakan jasad korban selanjutnya dibawa menuju Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung untuk dilakukan autopsi.
Sebelumnya, Komandan Regu (Danru) Rescue Peleton 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung, Hartono, mengatakan pihaknya menerima laporan peristiwa tersebut sekitar pukul 22.26 WIB dan langsung menerjunkan tim ke lokasi.
“Sudah meninggal. Sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan saat kami lakukan evakuasi,” kata Hartono di lokasi kejadian.
Ia menuturkan, proses evakuasi dilakukan menggunakan sebuah mobil crane dengan melibatkan enam personel dari tim Rescue DPMKP Kota Bandung.
Baca Juga: Wapres Gibran Undi Doorprize di Acara Mancing, Ray Rangkuti Ketawa Ngakak: Aku Gak Bisa Lagi Ngomong
“Anggota kami turun ke bawah, kemudian korban diangkat menggunakan sistem tali,” kata Hartono.
Hartono mengungkapkan saat ditemukan korban masih mengenakan helm serta jaket berwarna hitam dengan sebuah tali yang terikat pada pembatas jalan.
Ia menambahkan menemukan juga satu unit sepeda motor jenis Yamaha Aerox yang diduga milik korban terparkir di sisi jalan.
Berita Terkait
-
Wapres Gibran Undi Doorprize di Acara Mancing, Ray Rangkuti Ketawa Ngakak: Aku Gak Bisa Lagi Ngomong
-
Proyek Whoosh Diacak-acak, Pakar Ungkap Hubungan Prabowo-Jokowi: Sudah Retak tapi Belum Terbelah
-
Masih Pakai Helm, Geger Pemuda Tewas Gantung Diri di Flyover Pasupati Bandung
-
Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?
-
Gaya Koboi Bikin Gibran-KDM Keok, PAN Sulit Gaet Purbaya usai Masuk Bursa Cawapres, Mengapa?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
PPP Memanas! Tiga Kader Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
-
Publik Terbelah, Pengamat Sebut Gerakan Mahasiswa Kini Sulit Sebesar Reformasi 98
-
Menyusuri Wajah Baru Rasuna Said: Lantai Bermotif, Jalur Sepeda, dan Impian Kota Ramah Pejalan Kaki
-
Heboh BEM Bersatu, FISIP Unas Bantah Keras: Kami Tak Punya BEM di Tingkat Fakultas
-
Menanti Bukti Nyata UU PPRT: Hak 4,2 Juta PRT Masih Terganjal Aturan Pelaksana
-
Kini Jadi 'Pesakitan', Tiyo Ardianto Diduga Terafiliasi Tim Pemenangan Ganjar Pranowo
-
Bukan Anti-Dialog, Pakar: Mahasiswa UGM Geruduk Forum Diskusi karena Tak Percaya Menteri Prabowo
-
Korban Hanania Travel Tembus 1.286 Orang, Kerugian Rp35 Miliar
-
Polisi Segera Gelar Perkara! Usut Laporan Firdaus Oiwobo Terhadap Eks Ketua BEM UGM Tyo Ardianto
-
Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik