- Sesosok pria ditemukan tewas gantung diri di flyover Pasupati
- Saat dievakuasi, korban masih mengenakan helm dan jaket
- Belum diketahui motif di balik aksi nekat pemuda itu diduga mengakhiri hidup di flyover tersebut.
Suara.com - Pemandangan mengerikan terjadi pada Jumat (30/10/2025) di jembatan layang (flyover) Pasupati, Kota Bandung. Pasalnya, ditemukan sesosok pria yang tewas mengenaskan di flyover tersebut.
Komandan Regu (Danru) Rescue Peleton 1 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung, Hartono menjelaskan detik-detik penemuan mayat pria diduga gantung diri di flyover Pasupati.
Menurutnya, pihaknya menerima laporan peristiwa tersebut sekitar pukul 22.26 WIB dan langsung menerjunkan tim ke lokasi.
“Sudah meninggal. Sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan saat kami lakukan evakuasi,” kata Hartono di lokasi kejadian.
Ia menuturkan, proses evakuasi dilakukan menggunakan sebuah mobil crane dengan melibatkan enam personel dari tim Rescue DPMKP Kota Bandung.
“Anggota kami turun ke bawah, kemudian korban diangkat menggunakan sistem tali,” kata Hartono.
Saat ditemukan, kata Hartono, korban masih mengenakan helm serta jaket berwarna hitam dengan sebuah tali yang terikat pada pembatas jalan.
Ia menambahkan menemukan juga satu unit sepeda motor jenis Yamaha Aerox yang diduga milik korban terparkir di sisi jalan.
“Masih muda, dilihat dari wajahnya masih muda,” katanya.
Baca Juga: Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?
Saat ini, kata dia, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung untuk dilakukan autopsi.
Berita Terkait
-
Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?
-
Heboh Undi Doorprize di Acara Mancing Gratis, Tupoksi Gibran Disorot: Wapres Rasa Lurah
-
Sebut Kereta Whoosh buat Investasi Sosial, Profesor Ini Sindir Jokowi: Makanya Kuliah yang Benar
-
Mahfud Ragu Luhut Terlibat Dugaan Korupsi Whoosh: Dia Masuk Saat Barang Sudah Busuk
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan