Suara.com - Berbagai pelanggaran terus terjadi, meski DKI Jakarta telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.
Para pelanggar pun diberikan sanksi denda demi memberi efek jera.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Arifin mengatakan sampai saat ini total denda yang terkumpul selama satu bulan lebih PSBB transisi adalah Rp 379 juta hanya dari pelanggaran masker. Para pelanggar diminta membayar langsung lewat Bank DKI dan langsung dimasukan ke kas daerah.
"Telah dibayarkan Rp 379.910.000 yang bayar sanksi denda dan sudah setor ke kas daerah," ujar Arifin kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).
Arifin menjelaskan, selama 5 Juni sampai 19 Juli, sudah ada 28.759 pelanggar masker yang ditindak tidak seluruhnya membayar denda. Justru yang paling banyak adalah sanksi berupa kerja sosial membersihkan fasilitas umum seperti jalan, trotoar, halte, dan lainnya.
"Dari pelanggaran masker ini, mereka diberikan sanksi denda sebanyak 1.990 orang, kerja sosial ada 26.769. dari sanksi masker tadi," kata Arifin
Arifin menjelaskan pelanggaran masker ini meningkat tajam dibandingkan sebelum masa transisi. Karena itu ia meminta agar masyarakat terus menggunakan alat penyaring udara selama beraktifitas demi mencegah penularan Covid-19.
"Kalau disandingkan dengan PSBB sebelumnya memang terjadi lonjakan pelanggaran masker," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang Penerapan Denda Rp 50 Ribu, Warga Depok Masih Banyak Tak Bermasker
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen