Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut tahun 2024 adalah partai peralihan generasi bagi partainya, dia meminta seluruh kadernya untuk terus berpihak kepada rakyat.
Hal itu disampaikan Megawati dalam pidatonya di hadapan seluruh kadernya melalui pertemuan virtual peresmian 20 kantor DPD/DPC PDI Perjuangan, Rabu (21/7/2020).
"Kalangan anak muda harusnya tahu sejarah bangsanya, harus tahu bagaimana perjuangan bangsa kita untuk mencapai kemerdekaan, karena 2024 adalah peralihan generasi, harus dicamkan bagi seluruh 3 pilar partai (struktural, legislatif dan eksekutif), kita harus terus berjuang dengan rakyat," kata Megawati, Rabu (21/7/2020).
Presiden RI kelima ini menjelaskan tahun 2024 PDIP akan melakukan regenerasi secara total agar partai banteng moncong putih itu terus hidup.
"Saudara sekalian, kita akan melakukan sebuah regenerasi, dapat dikatakan total pada tahun 2024, oleh sebab itu betapa perlunya kita mempunyai kantor partai seperti tadi saya katakan, bahwa untuk kita melakukan konsolidasi dan bertemu rakyat yang memerlukan bantuan," tegasnya.
Oleh sebab itu, Megawati berseru kepada seluruh kader partai, khususnya kaum muda di PDIP untuk berinovasi dalam melayani masyarakat.
"Jadikan partai ini adalah partai pelopor, sebuah nyala, obor yang terus menyala dan terus memberi tuntutan bagi rakyat kita, jangan lupa, Indonesia adalah bangsa yang besar, kita tidak pernah menyerah, kita beribu ratusan 350 tahun dijajah, Akhirnya kita merdeka," pungkas Megawati.
Untuk diketahui, pada Rabu (21/7/2020) hari ini Megawati meresmikan secara virtual 20 kantor DPD/DPC PDI Perjuangan di berbagai daerah di Indonesia.
Peresmian ini juga diikuti oleh sejumlah pejabat teras partai seperti Puan Maharani, Ahmad Basarah, dan Hasto Kristiyanto, serta seluruh kader DPD dan DPC PDI Perjuangan.
Baca Juga: Aplikasi HR Milenial untuk Mengatasi Gejolak Tenaga Kerja
Berita Terkait
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!
-
Review Buku Milenial Bisa Memimpin: Panduan Jadi Leader di Tengah Perubahan Zaman
-
Millennials Kill Everything: Cara Pikir yang Mengubah Peta Bisnis Dunia
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris