News / Nasional
Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengusulkan Presiden Prabowo Subianto menggunakan pemikiran geopolitik Presiden pertama RI, Soekarno, sebagai landasan diplomasi luar negeri Indonesia. [Dok.PDIP]
Baca 10 detik
  • DPP PDI Perjuangan mengirim surat kepada Kepala Badan Gizi Nasional untuk meminta data transparansi Program Makan Bergizi Gratis.
  • Permintaan data pada 22 Juni 2026 bertujuan mencegah kader partai mengambil keuntungan pribadi dari pelaksanaan program pemerintah tersebut.
  • PDI Perjuangan akan memverifikasi keterlibatan kader dalam proyek nasional guna menjaga integritas serta menegakkan disiplin organisasi partai.

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDI Perjuangan) secara resmi melayangkan surat kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meminta transparansi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini diambil sebagai upaya menegakkan disiplin internal partai sekaligus memastikan tidak ada kader yang mengambil keuntungan pribadi dari program pemerintah tersebut.

Surat bernomor 553/EX/DPP/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026 itu ditandatangani langsung oleh Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

Dalam surat tersebut, PDI Perjuangan merujuk pada instruksi internal sebelumnya (Nomor: 940/IN/DPP/II/2026) yang secara tegas melarang seluruh kader partai di tiga pilar—baik di struktur partai, legislatif, maupun eksekutif—untuk mencari keuntungan finansial maupun material dari Program MBG.

"Permohonan ini berkaitan dengan berkembangnya informasi mengenai dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG yang saat ini sedang dalam proses penegakan hukum oleh aparat yang berwenang," tulis petikan surat tersebut, dikutip Suara.com, Selasa (30/6/2026).

DPP PDI Perjuangan menilai perlu melakukan langkah klarifikasi dan verifikasi internal terhadap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan kader partai guna menjaga integritas organisasi.

Dalam surat tersebut, PDI Perjuangan meminta Kepala Badan Gizi Nasional memberikan informasi mengenai:

  1. Daftar nama individu, badan usaha, yayasan, atau koperasi yang terlibat dalam Program MBG dan terindikasi memiliki hubungan langsung maupun tidak langsung dengan kader PDI Perjuangan.
  2. Bentuk keterlibatan pihak-pihak tersebut dalam pelaksanaan program.
  3. Data pendukung lainnya yang relevan untuk kepentingan penegakan disiplin partai.

DPP PDI Perjuangan menegaskan bahwa data yang diminta akan digunakan semata-mata untuk kepentingan internal organisasi dalam rangka penegakan etika dan disiplin partai, dengan tetap menghormati ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Langkah PDI Perjuangan ini dinilai sebagai bentuk pengawasan internal terhadap para kader agar tetap menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan tidak menyalahgunakan wewenang dalam program-program strategis nasional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga: Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake

Load More