Suara.com - Calon Presiden AS Joe Biden berjanji akan membuat kebijakan yang lebih baik untuk umat Islam di Amerika. Mantan Wakil Presiden AS ini juga menyanjung Islam sebagai agama yang besar dan diakui dunia.
Menyadur Yenisafak pada Kamis (23/07/2020), Biden berkata dalam sebuah pertemuan online tentang upayanya mengatasi kebutuhan komunitas Muslim saat terpilih jadi Presiden Amerika.
Pernyataan ini datang pada hari Senin setelah beberapa pemimpin top Islam-Amerika menyatakan dukungannya pada Biden.
Dalam kesempatan yag sama, Biden juga menyanjung Islam dan berharap sekolah-sekolah di AS mengajarkan lebih banyak tentang Islam.
"Salah satu hal yang saya pikir penting, saya berharap kami mengajarkan lebih banyak di sekolah kami tentang iman Islam," katanya.
"Sebuah hadis dari Nabi Muhammad memerintahkan, 'Siapa pun di antara kamu melihat kesalahan, biarkan dia mengubahnya dengan tangannya. Jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya. Jika dia tidak mampu, maka dengan hatinya.'," ujar Biden.
Setelah mengutip hadis nabi, Biden kemudian berjanji mencabut larangan bepergian tiga tahun pemerintahan Trump yang menargetkan negara mayoritas Muslim.
"Jika saya mendapat kehormatan jadi presiden, saya akan mengakhiri larangan muslim pada hari pertama. Hari pertama," ia berjanji.
Sambil mengecam perlakuan Trump terhadap agama minoritas, Biden berjanji menunjuk personil muslim dalam pemerintahannya dan bekerja dengan Kongres untuk mengesahkan undang-undang kejahatan rasial yang terhenti.
Baca Juga: Daniel Mananta Baca Hadis Nabi Muhammad
Joe Biden akan menghadapi Donald Trump dalam pemilihan 3 November. Hingga saat ini, mantan wakil presiden memimpin jajak pendapat nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial