Suara.com - Yazid Nasution, imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin, Pekanbaru Kota, Riau diserang seorang pria ketika memimpin doa, pada Kamis (23/7/2020). Ia ditusuk dengan pisau oleh pelaku yang belakangan diketahui sering dirukiah.
Korban, imam masjid diserang hanya mengalami luka ringan. Peristiwa penusukan imam masjid ini terekam jelas dalam kamera keamanan atau CCTV.
Berikut 5 fakta penusukan imam masjid di Pekanbaru yang dirangkum Suara.com, Jumat (24/7/2020).
1. Detik-detik Penusukan Terekam CCTV
Seorang imam masjid diserang oleh orang tidak dikenal ketika sedang memimpin doa usai salat Isya berjamaah, Kamis (23/7/2020). Penyerangan itu terekam CCTV dan menjadi viral di sosial media.
Dari rekaman CCTV yang beredar, peristiwa penyerangan terhadap Yazid Nasution, seorang imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin, Pekanbaru Kota, Riau itu bermula saat ia tengah duduk berdoa di samping mimbar.
2. Imam Masjid Diserang saat Pimpin Doa
Imam masjid Al Falah Darul Muttaqin Pekanbaru, Ustaz Yazid Nasution diserang oleh seseorang saat sedang memimpin doa usai salat Isya berjamaah.
Baca Juga: Papan Nama Masjid Hagia Sophia yang Baru
Berdasarkan keterangan Kapolsek Pekanbaru Kota, AKP Stevie Arnold Rampengan, pelaku dan korban saling mengenal. Mereka pernah bertemu sebelum peristiwa penyerangan itu terjadi.
3. Korban Hanya Luka Lecet, Pisau Bengkok
Dari rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial, imam masjid yang mengenakan busana serba putih terlihat tengah duduk bersila sambil memanjatkan doa. Beberapa saat kemudian terlihat orang tak dikenal yang mengenakan kemeja warna biru dengan cepat menghunuskan pisau yang dibawanya ke arah sang imam masjid.
Para jamaah yang ada di masjid seketika langsung bangkit dan menghentikan penyerangan itu. Di tengah kerumunan warga yang berusaha menyelamatkan imam, pelaku penyerangan sempat berhasil meloloskan diri dari kepungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?