Setelah selesai salam, jamaah dianjurkan untuk mendengarkan khutbah idul adha terlebih dahulu hingga selesai.
Contoh Khutbah Idul Adha Terbaru
Agar lebih afdal, setelah Idul Adha diisi dengan khutbah atau ceramah. Berikut ini contoh khutbah Idul Adha.
Kaum muslimin jamaah salat Idul Adha Rahimakumullah,
Di hari yang berbahagia ini, meskipun di tengah pandemi COVID-19, syukur alhamduliah kita sekeluarga masih bisa merayakan salat Idul Adha di rumah dalam keadaan sehat dan lengkap.
Hari Raya Idul Adha adalah salah satu hari yang paling istimewa untuk umat muslim di seluruh penjuru dunia. Sebab, hari ini adalah hari yang bersejarah sekaligus mengenang peristiwa yang luar biasa yang dialami oleh Nabi Ibrahim a.s.
Melalui mimpi, Nabi Ibrahim ditugaskan oleh Allah SWT untuk menyembelih dan mengurbankan anaknya, putra kesayangannya, Ismail a.s.
Padahal, Nabi Ibrahim telah menunggu dan mendambakan kehadiran putranya selama berpuluh-puluh tahun.
Tentu, jika menjadi Nabi Ibrahim saat itu, perasaan sedih dan duka melebur menjadi satu. Anak semata wayangnya harus dijadikan kurban oleh tangannya sendiri.
Baca Juga: Hukum Menjual Daging Hewan Kurban, Apakah Boleh?
Namun, kecintaan Nabi Ibrahim kepada Allah jauh lebih besar dan lebih dari segala-galanya. Bahkan melebihi cintanya terhadap anak, istri, serta harta bendanya di dunia.
Setelah berunding dengan Ismail dan menyetujuinya, Ismail pun berbaring dan siap disembelih oleh ayahnya. Tapi, maha besar Allah, saat Nabi Ibrahim menyembelih, Ismail berubah menjadi seekor kibas yang dihantarkan oleh malaikat Jibril.
Dari kisah Nabi Ibrahim ini kita belajar bahwa segala sesuatu yang dititipkan Allah SWT di dunia yakni harta, anak, istri, dan jabatan akan kembali kepada Allah.
Itulah mengapa perintah Allah harus dilaksanakan sebaik-baiknya tanpa harus menimbang untung rugi, berat ringan, dan susah atau mudah. Sikap Nabi Ibrahim ini adalah contoh sikap pemimpin, imam, dan teladan untuk umat.
Itulah tata cara salat Idul Adha lengkap dengan contoh khutbah Idul Adha.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
-
Tata Cara Salat Idul Adha: Panduan Lengkap agar Ibadah Lebih Khusyuk
-
Contoh Teks Khutbah Idul Adha 2025 Singkat Tapi Menyentuh Hati Jemaah
-
Teks Khutbah Idul Adha Sedih dan Menggetarkan Hati Tentang Orang Tua
-
Contoh Khutbah Idul Adha Singkat Padat dan Mengharukan, Bikin Jemaah Termenung
-
Jangan Salah! Ini Bacaan Niat Sholat Idul Adha untuk Makmum yang Benar dan Amalan Sunnahnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS