Suara.com - Akun Facebook Siti Aisah Bawazier membagikan informasi dengan klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap pindah menjadi warga negara Singapura jika lengser.
Postingan tersebut diunggah ke grup Facebook MANUSIA MERDEKA pada Senin, 20 Juli 2020 dengan narasi sebagai berikut.
"Lengser terus ngumpet ya".
Dalam unggahan itu, akun Facebook Siti Aisah Bawazier melampirkan gambar dengan narasi yang menyudutkan Presiden. Terdapat alamat situs limatiga.ikhtisar.net dalam foto tersebut.
Saat tangkapan layar diambil, postingan ini memperoleh komentar sebanyak 1300 dan telah dibagikan ulang 187 kali.
Benarkah Jokowi siap pindah jadi warga negara Singapura jika lengser?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Kamis (30/7/2020), informasi yang mengklaim bahwa Jokowi siap jadi warga negara Singapura jika lengser adalah klaim yang salah.
Artikel dan foto yang merujuk pada klaim tersebut tidak ditemukan. Namun narasi serupa sudah beredar pada 2019 lalu.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Ada Kampus Pemujaan Setan di Bandung?
Seperti dalam artikel berjudul "Jokowi Dikabarkan Siap Pindah Jadi Warga Negara Singapura Jika Lengser, Ini Tanggapan Gibran dan Kaesang" yang dimuat dalam hot.grid.id, Minggu (5/5/2019).
Tahun 2019, klaim tersebut diposting oleh akun Twitter AdvokatBS dengan menuliskan status bahwa Jokowi akan menetap di Singapura jika kalah dan lengser dari kursi presiden.
Klaim tersebut dilanjutkan dengan status lanjutan yang berisi staf Jokowi sudah mengajukan permanent resident dengan pemerintah Singapura, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut tidak ada bukti yang kuat untuk membuktikan kebenaran atas klaim tersebut.
Unggahan itu sempat direspon oleh Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming dengan komentar candaan. Kedua putra Jokowi ini tidak menanggapi dengan serius isu tersebut.
Sementara itu, foto yang dipakai pada postingan akun Facebook Siti Aisah Bawazier adalah foto pada artikel berita detik.com berjudul "Jokowi akhirnya Larang Warga Mudik Lebaran".
Artikel itu dipublikasikan pada tanggal 21 April 2020. Disebutkan di sana, Jokowi melakukan pelarangan kegiatan mudik dikarenakan untuk menghambat penyebaran COVID-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!