- Gubernur DKI Jakarta meresmikan Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan pada Sabtu, 14 Maret 2026, perluas RTH.
- Taman seluas 5,6 hektare ini menggabungkan tiga taman, dilengkapi fasilitas olahraga, termasuk satu lapangan padel gratis.
- Fasilitas baru ini dibuka 24 jam mulai Minggu (15/3/2026) dan dilengkapi sistem drainase canggih serta UMKM.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Dalam seremoni yang berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) tersebut, ia menekankan bahwa penyediaan ruang hijau kini menjadi prioritas utama demi mewujudkan kota yang lebih inklusif.
Taman Bendera Pusaka sendiri merupakan hasil penggabungan dari tiga kawasan hijau yakni Taman Ayodya, Taman Langsat dan Taman Leuser yang memiliki luas total mencapai 5,6 hektare.
"Menggabungkan tiga taman ini tujuan utamanya adalah membuka ruang terbuka hijau dan tempat untuk berwisata," jelas Pramono.
Selain berfungsi sebagai paru-paru kota, kawasan ini juga dirancang secara modern dengan berbagai fasilitas olahraga yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Di tempat ini juga ada tempat lapangan tenis, lapangan multifungsi, dan lapangan padel. Memang saya sengaja memberikan satu lapangan padel yang digratiskan, tetapi harus mendaftar. Mungkin ini adalah lapangan padel yang paling premium yang gratis," tambah Pramono.
Pemprov DKI Jakarta juga mengedepankan inovasi teknologi lingkungan, termasuk sistem drainase canggih yang mampu menjernihkan air di area taman tersebut.
"Nanti air di permukaannya akan bening seperti di Korea, karena air kotornya masuk ke dalam. Jadi, pokoknya akan bening, lah," ucap Pramono dengan optimis.
Kehadiran Patung Ibu Fatmawati di tengah area hijau turut menjadi simbol penghormatan atas jasa pahlawan nasional yang telah menjahit Bendera Pusaka.
Baca Juga: Mendagri Larang Kepala Daerah 'Pelesiran' ke Luar Negeri Saat Lebaran, Pramono: Saya di Jakarta Saja
"Kami ingin memberikan penghargaan pada sosok yang berjasa besar bagi bangsa negara, yang semua orang tahu bahwa beliaulah yang menjahit bendera pusaka ini," tegas Pramono.
Dibuka mulai Minggu (15/3/2026), taman ini akan beroperasi penuh sepanjang hari guna memberikan keleluasaan bagi warga yang ingin melepas penat di ruang terbuka.
"Akan kami buka 24 jam. Sekaligus ada enam tempat yang dikelola oleh UMKM, yang bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah Pemerintah DKI Jakarta," ungkap Pramono.
Upaya masif dalam menambah luasan RTH ini diharapkan mampu mentransformasi Jakarta menjadi kota yang semakin hijau dan berkelanjutan.
"Semoga dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga serta menjadikan Kota Jakarta semakin hijau, lestari, dan berkelanjutan," pungkas Pramono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
-
Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai
-
Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun
-
Tak Cuma Izin WNA! KPK Berpeluang Bongkar Korupsi Sektor Lapas di Kasus Silmy Karim
-
#TataUlangIndonesia! Mahasiswa Demo di Istana dan DPR Bawa 20 Tuntutan
-
Pulang Haji Bos Maktour Fuad Hasan Langsung Diperiksa KPK, Apa yang Bakal Digali?
-
Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!