- Putra PM Israel, Yair Netanyahu, berada di Miami AS saat warga Israel dihantam serangan rudal Iran.
- Yair mengklaim pindah ke Miami karena merasa terancam oleh demonstran yang mencoba menerobos rumahnya.
- Yair Netanyahu dikritik karena tidak bertugas di dinas militer cadangan Israel selama masa krisis.
Suara.com - Putra PM Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu diketahui berada di Miami, Amerika Serikat saat warganya tiap detik dihantui dengan serangan rudal Iran.
Keberadaan Yair di Miami, Amerika Serikat diakui sendiri oleh putra Benjamin Netanyahu itu. Yair mendapat kritik tajam dari dalam negeri yang tak masuk dalam dinas militer cadangan saat terjadi perang Iran.
Yair dalam wawancara dengan media Israel, Maariv sepekan lalu mengungkap alasan dirinya pindah ke Miami, Amerika Serikat.
Ia mengaku merasa terancam setelah demonstrasi besar terjadi di dekat rumahnya di Israel.
“Saya sendirian di rumah dan sempat berpikir para demonstran akan menerobos masuk. Mereka memanjat pagar dengan obor dan mengatakan akan membunuh saya, sementara polisi tidak melakukan apa-apa,” ujarnya.
Ia juga mengklaim bahwa setelah pindah ke AS, dirinya masih menjadi sasaran pengawasan.
“Ketika saya pindah ke Amerika, ada pihak yang memasang penyelidikan terhadap saya dengan biaya jutaan dolar. Saya bahkan tidak bisa pergi ke restoran dengan tenang,” katanya.
Sebelumnya, Jurnalis senior AS, Megyn Kelly, dalam programnya The Megyn Kelly Show, menyatakan bahwa kematian tentara Amerika tidak seharusnya terjadi demi kepentingan negara lain.
“Menurut saya, enam tentara itu tidak mati untuk Amerika Serikat, tetapi untuk Iran atau Israel. Tidak seorang pun seharusnya mati demi negara asing,” ujarnya merujuk pada jatuhnya pesawat pengangkut bahan bakar AS di Irak saat perang melawan Iran.
Baca Juga: Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
Dalam diskusi yang sama, Kelly juga menyinggung putra Perdana Menteri Israel, Yair Netanyahu, dan mempertanyakan mengapa ia tidak ikut bertugas di militer Israel.
Bersama tamunya, pengusaha keamanan Erik Prince, Kelly menilai keluarga pemimpin seharusnya memberi contoh.
“Netanyahu seharusnya membawa pulang putranya dari Amerika dan memintanya bertugas di IDF, bukan meminta putra-putri Amerika yang melakukannya,” kata Prince dalam acara tersebut.
Yair Netanyahu lahir 26 Juli 1991. Ia adalah anak kedua dari Benjamin Netanyahu.
Ia mempunyai seorang saudara laki-laki, Avner Netanyahu, dan seorang saudara tiri perempuan, Noa Netanyahu-Roth.
Noa adalah putri Benjamin Netanyahu dari istri pertamanya, Miriam Haran.
Berita Terkait
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dubes Iran dan Anak-anak Indonesia Gelar Doa, Kenang 175 Siswi SD Minab yang Dibom Israel-AS
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
-
Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri