Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dany Anwar yang meninggal dunia Senin (3/8/2020) pagi, diduga wafat karena Virus Corona atau Covid-19. Mengenai beredarnya isu tersebut, PKS DKI menyampaikan bantahannya.
Humas Fraksi PKS DPRD DKI Zakaria mengatakan, Dany wafat karena diabetes. Mantan Calon Wakil Gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2007 itu meninggal sekira pukul 09.00 WIB di RSAL Mintohardjo.
"Bapak (Dany Anwar) meninggal karena sakit gula darah. Meninggalnya sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi," ujar Zakaria dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Senin (3/8/2020).
Zakaria pun menegaskan, almarhum meninggal bukan karena Covid-19. Hal itu disampaikannya untuk memperjelas seiring adanya pemberitaan yang menyebut Dany Anwar meninggal karena Virus Corona.
Namun, ia mengakui ada pemeriksaan dari pihak rumah sakit terkait indikasi terjangkit Virus Corona. Tetapi sampai saat ini, pihak rumah sakit belum memberikan hasilnya.
"Beliau belum positif, masih menunggu info RS. Sekarang lagi diupayakan di Karet Bivak, Jakpus," tegasnya.
Rencananya Dany Anwar akan dikebumikan di pemakaman keluarga yang berada di daerah Sentul, Jawa Barat. Pun jenazahnya juga tak dibawa pulang me rumah.
"Mohon doakan agar almarhum diampuni segala kesalahan dan diterima segala amal ibadahnya oleh Allah. Serta keluarga yang ditinggal kan diberikan kekuatan," pungkasnya.
Baca Juga: Banyak Hoaks Virus Corona, Ternyata Profesi Ini Paling Berperan Menyebarkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT