Suara.com - Satu keluarga positif corona terdiri dari suami, istri, anak, menantu dan cucu. Mereka berasal dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Mereka semua mudik ke Bengkulu. Mereka sudah sepekan berada di kampung halaman mereka di Guguk Tinggi, Kecamatan Ampekkoto, Agam.
"Satu keluarga ini terdiri dari suami istri, anak, menantu dan cucu. Kelima orang itu memiliki KTP Bengkulu," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Agam Khasman Zaini di Lubukbasung, Rabu (5/8/2020).
Keluarga perantau asal Agam yang terdiri atas UK (77), IW (63), FY (46), RS (39), dan RJ (19) pulang kampung ke Guguk Tinggi di Kecamatan Ampekkoto dari Bengkulu beberapa hari lalu untuk melayat.
Setelah beberapa hari di rumah, UK sakit dan sempat dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mukctar (RSAM) Kota Bukittinggi.
Ia kemudian menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19.
"Ternyata hasilnya positif dan langsung dirawat di RSAM Bukittinggi," kata Khasman.
Setelah UK dinyatakan positif COVID-19, ia melanjutkan, pemeriksaan dilakukan pada istri, anak, menantu, dan cucu UK. Mereka semua dikonfirmasi tertular virus corona dan dibawa ke RSAM Bukittinggi pada Senin (2/3/2020) malam untuk menjalani perawatan.
Pelacakan kasus kemudian dilakukan dengan pengambilan sampel usap lendir dari 27 warga Ampekkoto untuk diperiksa pada Selasa (4/8/2020) pagi.
Baca Juga: 86,8 Pasien Corona Klaster Secapa AD Bandung Sembuh, 172 Orang COVID-19
"Hasil akan keluar dua atau tiga hari lagi dan kita berharap hasilnya negatif," kata Khasman. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta