Suara.com - Lurah Tomang Dwi Kurniasih menyebut, ada 114 pedagang dan 10 keluarga terdampak dari kebakaran yang melanda Pasar Timbul, Jalan Tomang Tinggi, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (7/8/2020).
"Jumlah pedagang terdampak 114 pedagang, kemudian ada 10 KK dari 10 ruko di dua RT yang terbakar," ujar Dwi saat ditemui Suara.com di lokasi, Jumat (7/8/2020).
Menurut Dwi, akibat insiden itu, 190 kios di Pasar Timbul hangus terbakar.
Sementara terkait dengan jumlah total kerugian yang dialami, Dwi mengaku masih melakukan pendataan.
"Kerugian belum bisa ditaksir masih pendataan. Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan," ucapnya.
Meski saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran, Dwi mengungkapkan, dugaan sementara api muncul akibat korsleting listrik.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi pada pukul 01.30 WIB di Pasar Timbul, Jalan Tomang Tinggi RT 10/ RW07 Jakarta Barat.
Sebanyak 25 unit armada Damkar dan petugas gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran itu.
Damkar belum melaporkan adanya korban jiwa akibat kebakaran terjadi di dua tempat tersebut.
Baca Juga: Kesaksian Warga Saat Lihat Pasar Timbul Tomang Ludes Dilalap Api
Salah seorang warga sekitar, Cahyaman mengaku, sebelum kebakaran terjadi sempat terjadi listrik padam di lokasi sekitar pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Saat listrik kembali menyala, tiba-tiba terlihat ada percikan api muncul di salah sati toko di Pasar Timbul.
"Api terlihat dari dalam bangunan (pasar)," kata Cahyaman.
Melihat ada api, warga bergotong royong ramai-ramai mencoba memadamkan api. Namun api tetap membesar. Di tambah dekat lokasi titik api, terdapat toko gas.
Meski warga sempat mengevakuasi sebagian tabung gas yang ada di toko itu, api yang cepat menjalar langsung membakar sejumlah tabung gas yang tersisa.
"Itu yang buat api makin besar dan membakar ruko di seberang pasar juga," imbuh Cahyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur