News / Metropolitan
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 18:34 WIB
Ilustrasi mayat. [Antara]

Suara.com - Niat Sugianto (48) untuk mendapat layanan dari wanita panggilan tak berhasil ia wujudkan.

Bukan negosiasi antara keduanya yang tidak menemukan kesepakatan, tapi tiba-tiba sang pemesan terkulai lemas dan jatuh sebelum pelayanan dimulai.

Insiden tersebut terjadi di sebuah kamar Losmen yang berada di Jalan Rupat Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (8/8/2020) pagi.

Kapolsek Medan Timur Komisaris M Arifin mengatakan, polisi mendapat laporan dari pihak losmen bahwa ada satu tamu pingsan tiba-tiba.

"Pihak losmen menghubungi Pos Sambu bahwa ada seorang tamu mereka yang tiba-tiba pingsan. Oleh Pos Sambu menghubungi personel di Polsek Medan Timur untuk dilakukan pengecekan terhadap korban," kata Arifin.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Sugianto ternyata tidak sudah tak lagi bernafas.

Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan tim Inafis Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh warga Jalan Karya Jaya Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor itu.

Karenanya, untuk memastikan penyebab kematian Sugianto, polisi membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum.

Baca Juga: Janda Cantik di Medan Tewas Usai Hantam Trotoar

"Tanda-tanda kekerasan tidak ada. Dari tubuh korban kita dapati sebuah dompet dan tiga butir bekas obat merk idodorbide dinitrate, handphone dan sepeda motor korban yang diparkir di lokasi losmen," ucapnya.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Irma (42) yang bersama korban, lanjut Kompol Arifin, diperoleh keterangan korban tiba-tiba terjatuh pada sekitar pukul 08.30 WIB.

Semula saksi dan korban sempat melakukan negosiasi soal harga dan akhirnya keduanya deal.

"Menurut keterangan teman wanita korban, pada saat di kamar dan hendak membuka pakaiannya, tiba-tiba korban lemas dan terjatuh," beber M Arifin.

Irma panik dan kemudian memanggil salah seorang temannya bernama Suwarni (53) untuk memberitahukan kejadian tersebut.

Oleh Suwarni, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada seorang pedagang yang berada di sekitar losmen.

Load More