Suara.com - Seorang perempuan di Florida, Amerika Serikat, tewas ditembak saat sang anak tengah mengikuti kelas online. Detik-detik insiden ini sempat terekam di zoom.
Menyadur BBC, Maribel Rosado Morales tewas ditembak oleh mantan kekasihnya, Donald Williams pada Selasa pukul 08.00 waktu setempat.
Berdasarkan keterangan dari kepolisian, sebelum penembakan, Morales dan Williams sempat terlibat pertengkaran. Adu mulut ini terdengar oleh guru si anak perempuan.
Saat kejadian, anak perempuan Morales yang beruisa 10 tahun, sedang mengikuti hari pertama kegiatan belajar di sekolah dasar Warfield melalui panggilan zoom.
Polisi Willam Synder mengatakan pelaku menyambangi kediaman Morales untuk berbicara soal video facebook.
Keduanya kemudian terlibat adu mulut yang belakangan terdengar oleh sang guru yang sedang berada dalam panggilan grup zoom bersama putri Morales.
"(Guru) mendengar keributan, mendengar kata-kata kotor, menyadari bahwa itu semacam pertengkaran rumah tangga," ujar Synder mengutip keterangan sang guru.
"Guru kemudian berkata ia mengubah video partisipan menjadi mute, lalu melihat anak Morales menutup telinganya," sambungnya.
Beberapa detik kemudian layar video putri Morales berubah menjadi hitam. Polisi menyebut, ini disebabkan oleh peluru yang mengenai komputer.
Baca Juga: Negara Barat Ragukan Klaim Vaksin Covid-19 Rusia
Setelah menembak Morales, pria berusia 27 tahun ini langsung kabur dengan sepeda sebelum naik bus kota.
Ia meminta sopir bus untuk mengemudi ke tempat yang tidak sesuai dengan rutenya. Merasa curiga, pengemudi bus pun menelepon polisi.
Pelaku kini telah ditangkap dan didakwa atas kasus pembunuhan serta beberapa tuduhan kejahatan lainnya, termasuk narapidana yang memiliki senjata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka