Suara.com - Seorang pria di Carolina Utara, Amerika Serikat menembak seorang bocah berusia 5tahun karena ia bersepeda di halaman rumahnya.
Menyadur The Independent, Kamis (13/8/2020), Darius Sessoms, (25) ditangkap oleh Departemen Kepolisian Wilson pada hari Senin setelah diduga menembak seorang bocah bernama Cannon Hinnant.
Anak laki-laki berusia lima tahun tersebut sedang berdiri di luar rumah ayahnya ketika Sessoms diduga menembak tepat di bagian kepalanya pada hari Minggu (9/8).
Menurut kantor berita lokal WRAL, saudara perempuan Cannon yang berusia tujuh dan delapan tahun melihat insiden penembakan tersebut.
Cannon baru saja belajar menulis namanya dan akan mulai masuk Taman Kanak-kanak tahun ini.
Ibunya mengatakan kepada Wilson Times bahwa dia hanya anak yang penuh kasih yang memiliki hati besar.
"Ini menghancurkan. Tidak ada yang harus menguburkan anak mereka. Tidak ada ibu yang harus mengalami hal ini," katanya.
Menurut pengakuan seorang tetangga, Sessoms tinggal di sebelah keluarga Cannon dan sebelumnya makan malam bersama mereka.
"[Sessoms dan saya] dulu bermain bersama dan saya tidak pernah berpikir dia akan membunuh seseorang," kata Rachel Pipkin, salah satu sepupu ibu Cannon, kepada CBS News.
Baca Juga: Kamala Harris, Cawapres Wanita Pertama di Pilpres Amerika Serikat
"Seorang ibu sekarang harus membaringkan putranya untuk beristirahat pada usia 5 tahun yang seharusnya tidak pernah dia lakukan. Dia tidak akan pernah dilupakan." sambung Pipkin.
Menurut GoFundMe, Sessoms menembak Cannon karena bersepeda di halaman rumahnya. Polisi belum merilis informasi terkait motif penembakkan tersebut.
"Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun yang sedang mengendarai sepedanya ditembak oleh tetangganya secara point blank di Wilson NC," tulis GoFundMe.
"Satu menit dia menikmati hidupnya, selanjutnya semuanya berakhir karena dia pergi ke halaman tetangganya." sambungnya.
Seesoms melarikan diri dari lokasi penembakan dengan mobil tetapi kemudian ditangkap di sebuah rumah di dekat Goldsboro.
Dia didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama pada hari Senin, dan ditahan tanpa jaminan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Air Mulai Surut, Tapi Jakarta Belum Sepenuhnya Aman: 30 RT Masih Dikepung Banjir
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?
-
Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station
-
Akhir Pekan Basah, BMKG Rilis Peringatan Dini Waspada Hujan di Jakarta
-
Hasan Nasbi Bicara Peluang PSI Masuk Senayan: Tergantung Konsistensi Partai
-
Survei CISA: 81,2 Persen Masyarakat Tolak Polri di Bawah Kementerian
-
Wamensos Agus Jabo Ajak PWI Gaungkan Program Sekolah Rakyat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'