Suara.com - Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution masuk dalam daftar calon wali kota Medan pada Pilkada serentak di akhir 2020. Bobby Nasution didukung sejumlah partai, antara lain Golkar, PDI Perjuangan, Gerindra, dan NasDem.
Dengan kiprah karier politiknya yang sangat cepat, siapa Bobby Nasution dan bagaimana sepak terjang menantu Presiden Joko Widodo ini bergelut dalam proses ia menjadi calon wali kota Medan ini?
Latar belakang
Bobby Afif Nasution atau yang akrab dipanggil Bobby, lahir di Medan, 5 Juli 1991 merupakan menantu Presiden Joko Widodo dan suami dari anak kedua yang bernama Kahiyang Ayu.
Bobby Nasution merupakan putra dari Alm. Erwin Nasution yang merupakan mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero) IV dan ibunya Ade Hanifah Siregar.
Selama masa kecil hingga SMA ia selalu berpindah-pindah tempat tinggal untuk mengikuti tugas ayahnya.
Pendidikan
Bobby pernah bersekolah di SD Muhammadiyah 2 (2003), SMP Negeri 22 Bandar Lampung (2006), SMA Negeri 9 Bandar Lampung (2009), Fakultas Ekonomi dan Manajemen di Institut Pertanian Bogor (IPB) (2004) di Departemen Agribisnis dan ia juga melanjutkan studi magisternya di kampus yang sama.
Pada 25 September 2019 ia lulus di program S2 dengan predikat memuaskan bersama dengan istrinya Kahiyang Ayu.
Baca Juga: Makna Pakaian Adat Timor Tengah Selatan NTT yang Dikenakan Presiden Jokowi
Karier
Pada tahun 2011, Bobby sudah terjun ke dalam bisnis property dengan merenovasi rumah untuk dijual kembali. Ia pernah terlibat dalam proyek pembangunan Malioboro City di Yogyakarta.
Bobby Nasution pada tahun 2014 juga pernah menjadi manajer di klub Medan Jaya yang bersaing di Divisi Utama Liga Indonesia.
Di tahun 2016, Bobby Nasution bergabung dalam perusahaan properti Takke Group dengan posisi Direktur Marketing sampai dengan sekarang. Ia juga merupakan pemegang saham sekitar 10-20 persen di perusahannya tersebut.
Kini, Bobby Nasution aktif di Himpunan Mahasiswa Muda Indonesia (HIPMI) yang menjabat sebagai Wakil Ketua BPP HIPMI untuk Periode 2019-2022.
Masuk Politik
Berita Terkait
-
Makna Pakaian Adat Timor Tengah Selatan NTT yang Dikenakan Presiden Jokowi
-
Jadi Inspektur Upacara, Jokowi Kenakan Baju adat Timor Tengah Selatan
-
6 Fakta Aktor Korea Shin Rung Rok yang Dibilang Mirip Jokowi
-
Bela Jokowi, Ruhut Nasihati Amien Rais Momong Cucu Saja di Rumah
-
Jokowi Ibaratkan Ekonomi Komputer Hang, Roy Suryo: Salah Kaprah Sok Ilmiah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!