Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengirimkan pesan demokrasi kepada Presiden Indonesia Joko Widodo atau Jokowi sebagai ucapan selamat dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-75.
Pesan yang terdiri dari tiga baris tersebut diteruskan oleh Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Indonesia sebagaimana dilansir Antara Senin (17/8/2020).
"Atas nama Amerika Serikat, dengan penuh suka cita saya ingin mengucapkan selamat kepada Anda dan rakyat Indonesia yang merayakan peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 pada 17 Agustus," kata Trump dalam surat tersebut.
Trump menyebut bahwa AS dan Indonesia merupakan dua negara yang demokratis.
Dengan komitmen untuk memajukan perdamaian dan kesejahteraan dunia, termasuk di kawasan Indo-Pasifik.
"Melalui kerja sama untuk memajukan kepentingan kita berdasarkan nilai-nilai demokratis yang kita anut bersama tersebut, saya yakin bahwa kita mampu mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang benar-benar bebas dan terbuka," tulis Trump.
Kesamaan nilai-nilai pada kedua negara merupakan modal dalam menjalin relasi strategis, yang saat ini difokuskan pula pada upaya bersama untuk melawan pandemi COVID-19.
"Kemitraan strategis antara AS dan Indonesia berakar pada nilai-nilai bersama, hubungan antarmasyarakat yang mendalam, serta hubungan perdagangan dan investasi yang dinamis," kata Trump menambahkan.
"Di saat-saat yang penuh tantangan ini, upaya bersama kita menanggulangi dampak COVID-19 akan semakin memperdalam kemitraan kita. [...] saya ucapkan sukses selalu seiring perayaan hari yang istimewa ini," demikian pesan Trump.
Baca Juga: Hendak Peringati HUT Kemerdekaan di Gunung, Pendaki Tewas Kedinginan
Berita Terkait
-
Hendak Peringati HUT Kemerdekaan di Gunung, Pendaki Tewas Kedinginan
-
Jarang Akur, Kedua Kepala Negara Ini Kompak Surati Jokowi di HUT RI ke-75
-
Busana Jokowi Dikritik: Bajunya Dipakai, Tapi Hak Warga Adat Tak Prioritas
-
Profil Shin Sung Rok, Aktor Korea yang Katanya Mirip Jokowi
-
Tiga Anggota Tim Sabang Sebagai Pengibar Bendera
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek