Suara.com - Siapa tidak tahu hubungan Amerika Serikat denga China yang jarang akur. Namun, di Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75 keduanya kompakan surati Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Diawali Presiden China Xi Jinping mengirimkan surat kepada Jokowi, Senin (17/8/2020), yang pengirimannya diungkapkan Kedutaan Besar China di Jakarta, melalui unggahan di laman Facebook resmi, dengan mengutip laporan yang disiarkan oleh China Radio International (CRI) di hari yang sama.
"Xi Jinping, dalam suratnya, menyebut bahwa Tiongkok-Indonesia saat ini memelihara kecenderungan hubungan baik. Kedua pihak bersama-sama menanggulangi wabah Covid-19," tulis Kedubes dilansir laman Antara, Selasa (18/8/2020).
Xi menyatakan bahwa ia menaruh perhatian terhadap hubungan kedua negara. Ia mengatakan, bersedia berupaya bersama Jokowi untuk sesegera mungkin mengalahkan pandemi Covid-19 dan memberikan kontribusi positif dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan bagi rakyat.
Sementara itu, melalui unggahan video pada laman Facebook yang sama, Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian juga menghaturkan ucapan selamat kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas momen peringatan kemerdekaan.
"Saya mengucapkan selamat paling hangat kepada pemerintah dan rakyat Indonesia. Dan menyampaikan harapan terbaik kepada semua teman Indonesia yang mendukung pengembangan hubungan Tiongkok-Indonesia," kata Xiao dalam Bahasa Indonesia.
Xiao menyoroti pula peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan China pada tahun ini.
"Dengan berdiri di atas titik awal sejarah baru, Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Indonesia untuk terus mendorong hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif ke tingkat lebih tinggi," ujar dia.
Dalam unggahan video yang lain, Xiao bersama sejumlah diplomat China menyanyikan lagu keroncong Bengawan Solo sebagai bentuk "apresiasi atas keberanian dan ketekunan rakyat kedua negara yang bergotong royong dalam melawan pandemi."
Baca Juga: HUT RI Ke-75: Tunjukkan Indonesiamu, Satukan Negeri
Tidak mau ketinggalan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pun mengirimkan pesan demokrasi kepada Jokowi sebagai ucapan selamat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 RI.
Pesan yang terdiri dari tiga baris tersebut diteruskan oleh Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Indonesia kepada Antara, Senin (17/8/2020).
"Atas nama Amerika Serikat, dengan penuh suka cita saya ingin mengucapkan selamat kepada Anda dan rakyat Indonesia yang merayakan peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 pada 17 Agustus," kata Trump dalam surat tersebut.
Trump menyebut bahwa AS dan Indonesia merupakan dua negara yang demokratis, dengan komitmen untuk memajukan perdamaian dan kesejahteraan dunia, termasuk di kawasan Indo-Pasifik.
"Melalui kerja sama untuk memajukan kepentingan kita berdasarkan nilai-nilai demokratis yang kita anut bersama tersebut, saya yakin bahwa kita mampu mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang benar-benar bebas dan terbuka," tulis Trump.
Kesamaan nilai-nilai pada kedua negara merupakan modal dalam menjalin relasi strategis, yang saat ini difokuskan pula pada upaya bersama untuk melawan pandemi Covid-19.
Berita Terkait
-
Busana Jokowi Dikritik: Bajunya Dipakai, Tapi Hak Warga Adat Tak Prioritas
-
Arti dan Makna Lagu Indonesia Raya Dengan 3 Stanza
-
Profil Shin Sung Rok, Aktor Korea yang Katanya Mirip Jokowi
-
Tiga Anggota Tim Sabang Sebagai Pengibar Bendera
-
Rutan Kelas IIB Wates Remisi 14 Narapidana di Perayaan HUT ke-75 RI
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek