Suara.com - Pernyataan sikap politikus Partai Solidaritas Indonesia Giring Ganesha mau maju menjadi calon presiden 2024 menjadi perbincangan publik di tengah naiknya eskalasi politik jelang pilkada serentak.
Setelah itu, komika Ernest Prakasa melayangkan kritik kepada PSI yang dinilai memajukan tokoh menjadi calon presiden hanya dengan pertimbangan dari aspek popularitas, bukan dari segi pengalaman dalam berpolitik.
Tetapi kekecewaan Ernest Prakasa yang disampaikan melalui media sosial itu ditanggapi dengan perspektif lain oleh politikus Partai Amanat Nasional Mustofa Nahrawardaya yang menduganya sebagai bagian dari strategi untuk mempromosikan Giring.
"Halah, dengan pendapat demikian, terus bakal jadi polemik. Trus nama Giring naik. Gitu kan bro? #HafalGue," kata Mustofa melalui akun Twitter @TofaTofa_id.
Pernyataan Ernest Prakasa sebelumnya disampaikan melalui akun Twitter @ernestprakasa. Dia menyebut pencalonan Giring adalah gimmick yang kebablasan.
"Memajukan figur untuk menjadi capres hanya bermodalkan popularitas, bukan pengalaman politik yang jelas," kata dia.
PSI dinilai Ernest tidak menganggap pencapresan sebagai sesuatu yang serius, maka itu dia mengaku tidak lagi menganggap mereka serius.
"Selama ini saya secara terbuka menyatakan simpati terhadap perjuangan rekan-rekan di PSI, mengamini niat mereka untuk memperbaiki iklim perpolitikan Indonesia. Pencalonan Giring sebagai capres, apapun motifnya, telah mengakhiri simpati itu," katanya.
Dalam pernyataan sikap yang disebarkan melalui media sosial, Giring menyatakan memberanikan diri maju menjadi calon presiden. Dia ingin menyadarkan anak-anak muda menyadari bahwa korban pertama dari setiap kegagalan politik adalah generasi muda.
Baca Juga: Kirana Larasati Nilai Giring Terlalu Dini Umumkan Maju Jadi Capres 2024
"Kalau kita nggak peduli pada politik dan nggak mau terlibat, sikap itu justru akan membuat politik diisi orang yang salah," kata dia.
Giring meminta izin dan diberi kesempatan untuk maju dan melayani.
"Bismillahirrohmanirrohim, karena itulah saya, Giring Ganesha, memberanikan diri mewakili generasi saya untuk maju sebagai Presiden Republik Indonesia di 2024. Izinkan dan beri kesempatan kepada saya untuk melayani seluruh rakyat Indonesia. Saya percaya kita akan bangkit berdiri untuk Indonesia yang semakin jaya."
Entah sedang bercanda atau lagi serius dalam menanggapi Giring, paranormal Samijan alias Mbah Mijan bilang kalau belum ada yang mendampingi, dia mengaku siap.
"Giring kabarnya ingin mencalonkan diri di pilpres 2024, jika belum punya wakil, Mbah standby untuk mengisi calon wakil presiden 2024, trims," kata Mbah Mijan melalui akun Twitter @mbah_mijan.
Berita Terkait
-
Ernest Prakasa Bahas Keuntungan Film Agak Laen, Ternyata Dibagi-bagi ke Pihak-Pihak Ini
-
Akui Sempat Malu Main Sinetron Ganteng Ganteng Serigala, Jessica Mila Tuai Kritik
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
-
Review Film Lupa Daratan: Cerminan Gelap Dunia Artis di Indonesia
-
Bintangi Film Lupa Daratan, Vino G. Bastian Lupa Cara Berakting Akibat Sombong
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta