- Operasi militer AS terhadap Iran telah menghabiskan lebih dari 850 rudal Tomahawk, mengkhawatirkan cadangan strategis.
- Penggunaan besar ini memicu kekhawatiran terhadap kesiapan militer AS di kawasan lain dan pasokan rudal.
- Konflik telah mengganggu Selat Hormuz, menyebabkan penurunan ekspor energi dan peningkatan harga minyak global.
Suara.com - Intensitas operasi militer Amerika Serikat dalam konflik dengan Iran dilaporkan mulai berdampak pada ketersediaan persenjataan strategis. Laporan The Washington Post menyebutkan bahwa sejak awal operasi, militer AS telah menggunakan lebih dari 850 rudal jelajah Tomahawk.
Penggunaan dalam jumlah besar itu memicu kekhawatiran di kalangan pejabat pertahanan, mengingat produksi rudal tersebut hanya mencapai beberapa ratus unit setiap tahun. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kesiapan militer di kawasan lain.
Sumber yang mengetahui situasi tersebut bahkan menggambarkan cadangan rudal yang tersisa di Timur Tengah sebagai "sangat rendah dan mengkhawatirkan."
Ketergantungan tinggi terhadap Tomahawk dalam konflik ini juga membuka opsi strategis lain, termasuk kemungkinan memindahkan persediaan dari wilayah lain seperti Indo-Pasifik. Selain itu, pemerintah AS disebut perlu mempercepat produksi untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang.
Meski demikian, pihak Pentagon menegaskan kesiapan militernya tetap terjaga. Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, menyatakan bahwa AS memiliki kemampuan penuh untuk menjalankan operasi militer sesuai keputusan presiden.
Ia mengatakan bahwa AS memiliki semua yang dibutuhkan "untuk melaksanakan misi apa pun pada waktu dan tempat yang dipilih Presiden dan dalam jangka waktu apa pun."
Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan serta korban sipil.
Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah, memicu eskalasi konflik yang semakin meluas.
Ketegangan ini turut berdampak pada sektor energi global. Aktivitas di Selat Hormuz—jalur vital pengiriman minyak dan gas dari kawasan Teluk—dilaporkan terganggu, memicu penurunan ekspor serta produksi minyak, sekaligus mendorong kenaikan harga energi di pasar dunia.
Baca Juga: Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
Berita Terkait
-
Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
-
Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia
-
Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian
-
Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata
-
Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur
-
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api
-
Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur
-
Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya
-
Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar
-
6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele