Suara.com - Pemeran tokoh Black Panther di Marvel Cinematic Universe, Chadwick Boseman sempat mengunggah dukungannya untuk Kamala Harris sebagai Wakil Presiden AS dalam pemilu November mendatang.
Menyadur Newsweek pada Sabtu (29/08/2020) Boseman dan Harris adalah lulusan Howard University, sebuah perguruan tinggi kulit hitam bersejarah di Washington, DC.
Tak heran jika Black Panther sangat mendukung Harris sebagai wakil presiden, mendampingi Joe Biden. Postingan dukungan ini ia uanggah dalam cuitan terakhirnya sebelumnya meninggal.
Ia mengunggah sebuah foto yang diambil saat acara Keluarga Belong Together 2018, sebuah koalisi yang menentang pemisahan anak-anak yang berimigrasi ke AS dari keluarga mereka.
"Saya tidak yakin harus meletakkannya di mana, di mana harus memasukkannya," kata Boseman mengacu pada surat suaranya. "Ayo bangkit, mendaftar dan biarkan suara kita didengar."
Kamala Harris mengunggah cuitan duka cita kala Boseman meninggal. Ia berkata ia patah hati atas kematian sahabatnya tersebut.
"Teman saya dan sesama Bison Chadwick Boseman adalah orang yang brilian, baik hati, terpelajar dan rendah hati," tulis Harris. "Dia pergi terlalu dini, tetapi hidupnya membuat perbedaan. Mengirimkan belasungkawa yang tulus kepada keluarganya."
Akun Twitter Universitas Howard juga mengunggah postingan tentang kematian Chadwick Boseman.
"Dengan kesedihan yang mendalam kami berduka atas kehilangan alumnus Chadwick Boseman yang meninggal malam ini. Bakatnya yang luar biasa akan selamanya diabadikan melalui karakternya dan melalui perjalanan pribadinya dari siswa menjadi pahlawan super! Beristirahatlah dalam Kekuatan!"
Baca Juga: Kamala Harris, Cawapres Bersejarah di Pemilu AS 2020
Boseman pertama kali mendapat perhatian publik untuk perannya dalam film 42. Ia memerankan Jackie Robinson, pemain bisbol liga utama Afro-Amerika pertama.
Boseman meninggal pada 28 Agustus, hari yang sama dengan pertemuan tahun 1945 antara Robinson dan presiden Brooklyn Dodgers, Branch Rickey.
Rickey memberi tahu Robinson hari itu bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk mengintegrasikan Major League Baseball.
Dalam wawancara tahun 2013 dengan Vanity Fair, Boseman mengatakan bahwa dia merasa bermain Robinson adalah tanggung jawab yang luar biasa.
"Anda bisa fokus dengan cara yang sama seperti dia — satu hal pada satu waktu, saat ke saat. Pada akhirnya semua bagian akan ada di sana."
Chadwick Boseman meninggal dunia pada Jumat (28/8/2020) di Los Angeles karena kanker usus besar, Variety melaporkan Boseman sudah berjuang melawan kondisi kesehatan ini selama empat tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi