Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengizinkan usaha bioskop kembali beroperasi di tengah merebaknya virus corona covid-19. Namun sampai saat ini, belum ada pengelola layanan nonton film layar lebar beroperasi.
Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Gumilar Ekajaya, mengatakan sebelum bisa membuka bioskop, pengelola harus mengajukan izin kepadanya. Dalam proses administrasi ini, pengusaha harus bisa melengkapi segala syarat dan ketentuan yang berlaku.
"Mereka mengajukan permintaan bahwa mereka sudah merasa siap, siap dengan protokol, siap dengan SOP dan punya keyakinan bahwa tetap bisa dibuka dengan aman," ujar Gumilar saat dihubungi, Selasa (1/9/2020).
Kendati demikian, Gumilar menyebut sampai sekarang ia sendiri belum menerima ada pengelola bioskop yang sudah mengajukan permohonan tersebut. Ia memperkirakan mereka akan mulai memberikan permintaan buka pada pekan ini.
"Belum, belum ada. Harusnya pada bilang sih dekat-dekat ini. Nanti kita tunggu saja," jelasnya.
Ia menyebut pihaknya hanya sekadar memberikan izin dengan berbagai ketentuan. Tidak ada batas waktu sampai kapan pengajuan diterima.
Semuanya tergantung dari pengelolanya sendiri yang sudah siap menjalankan protokol kesehatan itu. Setelah sudah merasa aman, maka pihaknya akan membolehkan buka.
"Enggak (ada batas waktu) tergantung pemohon itu sendiri. Nanti kita akan bahas dulu di tim internal DKI," pungkasnya.
Baca Juga: 2 OB Positif Corona, Gedung Sekda Kota Depok Ditutup Sepekan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu