Suara.com - Peristiwa menggegerkan terjadi di sebuah kamar hotel yang berada di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sosok jasad pria yang sudah membiru ditemukan meninggal di kamar Hotel Herlina di Jalan Angkasa Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru pada Minggu (6/9/2020) pukul 07.53 WITA.
Jenazah yang diketahui bernama R Ardy Hartono, 40 tahun, warga Kampung Walang Timur, Kecamatan Koja, Jakarta ditemukan sudah tak bernyawa di salah satu kamar hotel tersebut.
Korban diketahui menyewa kamar pada pukul 07.53 WITA seorang diri untuk menginap selama satu hari.
Selang beberapa jam, sekitar pukul 10.00 WITA, pegawai hotel melihat pintu kamar korban dalam posisi terbuka.
Ketika diperiksa, ternyata mendapati jasad Ardy sudah dalam keadaan tersungkur dengan posisi membungkuk di dalam kamar.
Melihat kondisi korban tersebut, pihak hotel memeriksa kondisi korban dan melaoporkannya kepada kepolisian setempat.
Kasubbag Humas Polres Banjarbaru Iptu Tajuddin Noor mengatakan, dari hasil rekaman CCTV, pada pukul 08.03 WITA ada sebuah mobil yang parkir di depan kamar korban.
Tak lama, dari mobil tersebut keluar seorang wanita dan masuk ke dalam kamar korban.
Baca Juga: Bikin Obat Kuat Palsu, 2 Warga Cilacap Ini Raup Untung Rp 15 Juta per Bulan
“Setelah kita tanya ke pihak hotel, mereka juga tidak mengetahui siapa wanita beserta sopir mobil tersebut. Sebab, mobil itu langsung masuk dan tidak lapor ke pihak resepsionis,” ujarnya seperti dilansir Kanalkalimantan.com-jaringan Suara.com.
Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, diduga korban melakukan hubungan seksual dengan wanita tersebut dengan menggunakan obat kuat yang menyebabkan korban mengalami serang jantung.
“Karena mengonsumsi obat kuat itu, jantung korban tidak kuat yang kemudian mengakibatkan kematian. Korban dibawa ke RSUD Idaman Kota Banjarbaru untuk dilaksanakan visum,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan
-
KPK Tak Hadir hingga Sidang Praperadilan Gus Yaqut Ditunda, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Pramono Stop Izin Bangun Lapangan Padel di Pemukiman, yang Sudah Buka Operasional Sampai Jam 20.00
-
Sidang Praperadilan Perdana Gus Yaqut Digelar, KPK Absen dan Ajukan Penundaan Sidang
-
Aksi Koboi Curanmor Jakbar Berakhir di Cikupa, Polisi Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Tajam