Suara.com - Mantan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Prof. Dr. Abdul Malik Fadjar, meninggal dunia pada Senin (7/9/2020).
Mengetahui hal ini, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut memanjatkan doa bagi kepergian mendiang Abdul Malik.
Melalui akun Twitter Mahfud menyampaikan berita duka tersebut. Ia menyebut mendiang Abdul Malik menghembuskan napas pada malam hari.
"Inna lillah wa inna ilaihi rajiun. Prof. Malik Fajar (mantan Menko Kesra, Mendiknas, Menag, Wantimpres) baru saja wafat sekitar jam 19.00 WIB. Senin," kata Mahfud melalui akunnya @mohmahfudmd.
Mantan ketua Mahkamah Konstitusi tersebut menyampaikan doa agar mediang Malik Fajar yang lahir di Yogyakarta pada 22 Februari 1939 itu husnul khatimah.
"Insyaallah husnul khatimah. Allahummaghfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu," doa Mahfud.
Abdul Malik sempat mendapatkan amanah untuk menjadi menteri yang berbeda bidang pada setiap periodenya. Pria yang tutup usia di usia 81 tahun itu masuk ke dalam pemerintahan diawali dengan menjadi Menteri Agama ke-17 dengan masa jabatan 1998-1999.
Kemudian, ia juga pernah menjadi Menteri Pendidikan Nasional Indonesia ke-24 pada masa kepemimpinan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Pada kepemimpinan yang sama, Abdul Malik juga menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Indonesia (Menko Kesra) menggantikan Jusuf Kalla.
Baca Juga: Jadi Saksi, Polisi Sebut Mantan Pengacara Vanessa Angel Pemberi Pil Xanax
Jabatan terakhir yang pernah ia emban ialah Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Indonesia pada 19 Januari 2015 hingga 20 Oktober 2019.
Berita Terkait
-
Mantan Menteri Pendidikan Nasional Prof Abdul Malik Fadjar Tutup Usia
-
Jadi Saksi, Polisi Sebut Mantan Pengacara Vanessa Angel Pemberi Pil Xanax
-
Anak dan Mantu Jokowi Ikut Pilkada, Mahfud MD: Hukum Tak Halangi Nepotisme
-
Sudah Keluar Rp 5 Triliun, Pilkada Serentak Harus Patuhi Protokol Kesehatan
-
Mahfud MD : Money Politic Lewat DPRD Borongan, Kalau ke Rakyat Pakai Amplop
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
-
Guyon Prabowo Usai Bilang Endasmu di Depan Petani: Nanti Gue Dihajar Lagi, Emang Gue Pikirin!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro