Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyampaikan perkembangan kondisi Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Muzani berujar, sejauh ini Edhy dalam keadaan sehat meski dinyatakan positif tertular virus corona Covid-19.
Muzani mengatakan, Edhy juga masih melakukan isolasi. Namun Muzani mengaku tidak tahu di mana Edhy melakukan isolasi apakah di rumah atau di rumah sakit.
"Pak Edhy sekarang dalam kondisi isolasi dan tentu saja perkembangannya membaik. Saya berkomunikasi sama beliau kemarin dan kondisinya membaik," kata Muzani du Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/9
Dalam komunikasi via telepon dengan Muzani tersebut, Edhy yang positif Covid-19 juga masih sempat melontarkan candaan.
Muzani berujar, hal itu menandakan bahwa Edhy menghadapi Covid-19 dengan tabah.
"Suaranya keras kemudian bercandanya ketawa-ketiwi ya. Beliau menghadapi ini dengan tabah dengan sabar sebagai sebuah musibah sehingga Pak Edhy menghadapinya dengan tawakal," kata Muzani.
Sementara itu, terkait apakah status posotif Covid-19 mempengaruhi berat badan Edhy menjadi turun, Muzani belum bisa memastikan. Pasalnya, ia belum melihat langsung kondisi Edhy karena hanya berkomunikasi lewat telepon.
"Enggak lihat saya itu. Saya telepon, saya telepon saja," ujar Muzani.
Diketahui, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo dikabarkan terpapar Covid-19.
Baca Juga: 5 Hal yang Mesti Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah
Kabar itu disampaikan rekan Edhy Prabowo di Gerindra, Kawendra Lukistian.
Kepada Suara.com, Kawendra mengaku mendapat kabar jika Edhy Prabowo terinfeksi Covid-19 dari rekannya di KKP.
"Iya (positif Covid-19)," kata Kawendra saat dihubungi Suara.com, Selasa (8/9/2020).
Menurut informasi yag diperolehnya, Edhy Prabowo terpapar setelah pulang dari luar kota.
"Kata teman-teman di KKP kenanya sepulang kunjungan dari tugas luar kota kemarin," ujarnya.
Menurut informasi yag diperolehnya, Edhy terpapar setelah pulang dari luar kota. Apabila dicek melalui situs resmi KKP, Edhy sempat mengunjungi Pulau Maratua, Kalimantan Timur pada awal September 2020.
Di pulau tersebut Edhy menemui pelaku usaha pariwisata untuk bersosialiasi pemanfaatan sektor perikanan yang berdampak pada perekonomian masyarakat setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng