Suara.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendata hingga saat ini 101 orang warga di daerah itu positif demam berdarah dengue (DBD). Hal ini terhitung sejak bulan Januari hingga Agustus 2020.
“Jumlah kasus DBD di daerah ini beberapa bulan ini sedikit. Biasanya setiap awal tahun jumlah kasus DBD ini tinggi kemudian setelah itu jumlah kasus DBD di daerah ini berangsur menurun,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo di Mukomuko, Senin (14/9/2020).
Bustam menuturkan, sebanyak 101 orang yang positif DBD di daerah ini terhitung sejak bulan Januari sebanyak 26 kasus, Februari sebanyak 11 kasus, Maret sebanyak 14 kasus, April sebanyak 17 kasus, Mei 17 kasus, Juni sebanyak lima kasus, bulan Juli tiga kasus dan Agustus sebanyak delapan kasus.
Ia kemudian berharap semua pihak di daerah ini baik Dinas Kesehatan maupun masyarakat bersama-sama mengurangi jumlah kasus DBD melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
101 kasus DBD di daerah ini, kata Bustam, terdapat satu orang warga setempat yang meninggal dunia. Ia meninggal karena ada penyakit penyerta lainnya.
Terhadap sebanyak ratusan warga yang positif DBD Ini, petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat telah melakukan berbagai tindakan penanganan berupa penyelidikan dan epidemologi (PE), melakukan pengasapan fokus di lokasi di temukan kasus warga yang positif DBD.
Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat disebut belum melakukan penyelidikan epidemologi (PE).
Namun dalam waktu dekat ini petugas kesehatan setempat akan melakukan PE sekaligus melakukan pengasapan fokus di sejumlah lokasi ditemukan kasus DBD di wilayah ini.
Teralkhir ia mengimbau agar camat, lurah dan kepala desa hingga RT dan seluruh masyarakat untuk melakukan kegiatan pencegahan penularan penyebaran penyakit ini. (Antara)
Baca Juga: Meninggal Dunia, Ini Fakta Menarik Sosok Ade Firman Hakim
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
-
Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun
-
Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!