Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 16 September 2020 | 15:50 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah. (Suara.com/Chyntia)

Suara.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona covid-19. Namun Saefullah tak dimakamkan di pemakaman khusus pasien corona.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti mengatakan, Saefullah, akan dimakamkan di makam khusus keluarga. Lokasinya berada di kawasan Rorotan, Jakarta Utara.

Karena penyebabnya adalah Covid-19, maka jenazah Saefullah sudah dilakukan pemulasaran sesuai protokol Covid-19. Pemakamanannya pun juga dilakukan sesuai dengan protokol.

"Rencananya jenazah Saefullah akan dimakamkan dengan protokol C0vid-19 di tanah pemakaman keluarga di Rorotan, Jakarta Utara," ujar Widyastuti dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Widyastuti mengatakan Saefullah meninggal dunia karena shock sepsis irreversible dengan ARDS bagi pasien terkonfirmasi Covid-19. Ia sempat mendapatkan perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto.

"Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi Covid-19, sehingga menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki. Hal ini karena tidak bisa terjadi pertukaran oksigen yang memadai," jelasnya.

Sebelumnya Saefullah menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan sejak 8 September 2020 hingga akhirnya dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto pada Minggu (13/9) dini hari.

Saefullah telah menjabat sebagai Sekda DKI Jakarta sejak 17 Juli 2014.

Sebelumnya, Saefullah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat pada tahun 2008 - 2014.