Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok turun berbelasungkawa atas meninggalnya Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Rabu (16/9/2020) hari ini.
Saefullah meninggal setelah menjalani perawatan akibat terinfeksi virus Corona (Covid-19) di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Ahok mengaku memiliki kenangan saat masih menjadi orang nomor satu di Jakarta. Komisaris Utama PT Pertamina itu sempat melantik Saefullah sebagai Sekda pada 11 Juli 2014 lalu.
“Turut berduka dan saya yang mutuskan pilih beliau jadi Sekda,” kata Ahok seperti dikutip Suara.com dari Terkini.id.
Di mata Ahok, Saefullah merupakan sosok yang rajin dan cepat bekerja. Dasar itulah, Saefullah terpilih untuk menduduki posisi orang ketiga di pemerintahan Jakarta.
“Rajin dan pekerja cepat bisa ikutin kecepatan yang saya minta,” kenangnya.
Bukan cuma soal pekerjaan, Ahok juga punya banyak cerita tentang Saefullah saat sama-sama di Pemprov DKI.
“Fisiknya kuat dan bugar, jago main futsal,” ungkapnya.
Kenangan Anies
Baca Juga: Anies Beri Penghormatan Terakhir, Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota
Kabar meninggalnya Saefullah pertama kali disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Saefullah menghebuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto sekitar pukul 12.55 WIB.
Anies pun sangat berduka atas kepergiaan Saefullah yang dikenal sebagai pribadi yang baik.
"Saudara kita, sahabat baik kita, pribadi soleh yang amat baik itu yang selama ini bekerja bersama kita, telah dipanggil pulang ke rahmatullah," kata Anies.
Anies sebelumnya mengatakan jika Saefullah tengah dirawat karena terkonfirmasi positif Covid-19.
Selain, Sekda DKI Jakarta Saefullah, Anies juga membenarkan Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto dirawat karena kasus serupa.
Anies mengatakan, Wali Kota Jakbar Uus Kuswanto dan Sekda DKI Saefullah positif Covid-19 tanpa gejala.
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Bakal Bagikan Hasil Kurban Iduladha ke Warga, Sekda: Buat yang Jarang Makan Daging
-
Respons KPK Soal Dugaan Penyelewengan Sekda DKI Marullah Matali Angkat Keluarga Jadi Pejabat
-
Demi Kurangi Polusi Udara, Sekda DKI Minta Wali Kota Hingga Lurah Ajak Warga Pakai Masker
-
Jadi Beban Keuangan Jakpro, Sekda DKI: JIS dan TIM Salah Urus Sejak Lahir
-
Pesan PSI untuk Sekda DKI yang Baru: Jangan Bertentangan dengan Pemerintah Pusat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea