Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjamin tersangka penusukan Syekh Ali Jaber bakal diproses hingga ke meja hijau.
Mahfud meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak menghentikan penyelidikan kasus hanya dengan keterangan kalau tersangka diduga mengalami gangguan jiwa.
Mahfud memahami pesimisnya masyarakat terkait teror terhadap ulama. Seringkali pengusutan kasusnya menguap dan tidak jelas akhirnya.
Berbeda dengan pemikiran masyarakat, Mahfud mengatakan kalau tersangka berinisial AA sudah ditahan dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP)-nya sudah diserahkan ke Kejaksaan.
"Kami akan tetap menjamin bahwa Alfin itu akan dibawa ke pengadilan," kata Mahfud melalui rekaman suara yang diterima wartawan, Rabu (16/9/2020).
Menurut Mahfud, perihal gangguan jiwa yang disebut diidap oleh tersangka AA nanti akan dipertanggung jawabkan di pengadilan. Oleh karena itu, pihak kepolisian dikatakannya tidak bisa menghentikan proses penyelidikan kasus hanya karena dugaan yang belum bisa dibuktikan.
"Diduga ya diduga, tapi nanti akan tetap dibawa ke pengadilan apakah dia sakit jiwa benar atau tidak itu nanti hakim yang akan membuktikan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka
-
Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi