Suara.com - Pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat tercatat sebanyak 2.757 orang pada Kamis (17/9/2020).
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Kolonel Marinir Aris Mudian memaparkan telah terjadi lonjakan pasien positif sebanyak 1.066 orang.
"Pasien terkonfirmasi positif (Covid-19) 2.757 orang, semula 1.691 orang, bertambah 1.066 orang positif," kata Aris dalam keterangannya, Kamis (17/9/2020).
Jumlah pasien suspek COVID-19 yang dirawat inap di RSD Wisma Atlet saat ini masih sama dengan hari sebelumnya, nihil.
Sementara, total pasien rawat inap di RS Darurat penanganan COVID-19 itu menjadi 2.757 orang, mereka terdiri dari 1.334 pria dan 1.423 wanita.
Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien COVID-19 hingga jumlahnya mencapai 16.626 orang.
Aris mengatakan sebanyak 13.753 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 13.417 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 283 orang, keluar tanpa izin satu orang.
Terdapat pula penambahan kasus pasien positif covid-19 meninggal dunia sebanyak satu orang sehingga total pasien meniggal di RSD Wisma Atlet jadi enam orang.
RSKI Pulau Galang
Baca Juga: Datang ke Pontianak, Pasien Corona Asal Pekalongan Dikabarkan Kabur
Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 276 dari 170 pria dan 106 wanita.
"RSKI Galang, pasien rawat inap 276 orang, semula 275 orang, bertambah satu orang," ucap Aris.
Dari jumlah itu pasien terkonfirmasi positif 182 orang, semula 176 orang, bertambah enam orang, dan pasien suspek berkurang lima menjadi 94 orang.
Sejak beroperasi 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 2.722 orang, 2.446 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (573 orang), dirujuk ke RS lain (tujuh orang), pasien suspek yang selesai perawatan (1.866 orang), dan yang meninggal dunia nihil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih