Suara.com - Seorang pria di India nekat berbohong dengan menyebut dirinya terinfeksi virus corona covid-19 dan tengah sekarat ke istrinya, demi bisa pergi bersama dengan kekasih gelapnya.
Menyadur Times of India, Kamis (17/9/2020), pria berusia 28 tahun asal Navi Mumbai ini nekat mengarang cerita untuk meninggalkan istrinya.
Belakangan, sandiwaranya terbongkar saat ia ditemukan dalam keadaan sehat dan menetap di kota Indore bersama perempuan lain.
Insiden ini bermula ketika pria ini mengaku kepada sang istri bahwa ia positif terinfeksi virus corona dan "akan mati."
Ia mengatakan cerita bohong ini melalui panggilan telepon. Setelah itu, ia langsung menonaktifkan ponselnya.
Keesokan harinya, saudara iparnya menemukan sepeda motor milik pria ini ditinggalkan begitu saja di jalan Vashi, bersama dengan kunci kontak, helm, tas kantor, dan dompet.
Khawatir, pihak keluarga istri pun langsung membuat laporan orang hilang demi menemukan pria tersebut.
Operasi pencarian pun langsung dilakukan. Polisi berkeliling laboratorium pengunjian Covid-19 di seantero kota, hingga menyisir sungai Vashi, memastikan ia tak melakukan hal buruk dan mengakhiri hidup karena putus asa.
Inspektur polisi yang terlibat dalam pencarian, Sanjeev Dhumal, mengatakan pihaknya juga melakukan pelacakan ponsel akhirnya menemukan sedikit bukti.
Baca Juga: Sehari Melejit 3.635, Pasien Positif Corona RI Kini Capai 228.993 Orang
"Minggu lalu, kami telusuri lokasi teleponnya di Indore," ujar Dhumal.
Setelahnya, kepolisian mulai mengendus ada yang tidak beres dan muncul temuan si pria terlibat hubungan gelap.
"Kami tahu bahwa dia telah melakukan perselingkuhan," bebernya.
Pencarian pun diperluas ke Indore, dan benar saja, pria itu dalam keadaan sehat bersama perempuan lain.
Polisi menyebut ia telah menyewa tempat selepas mengubah identitasnya. Pria ini kemudian ditangkap dan dibawa kembali ke Navi Mumbai pada Rabu (16/9).
"Kami meninggalkan dia dalam tahanan istrinya," tandas Dhumal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas