Suara.com - Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus Wakil Bupati Yalimo, Erdi Dabi (31) yang menambrak seorang polwan bernama Bripka Christin M Batfeny di ruas jalan Polimak, Rabu (16/9/2020), pekan lalu hingga tewas.
Kasat Lantas Polresta Jayapura, AKP Viky Pandu Widha Permana menyampaikan jika tersangka mengendarai mobil sambil meminum minuman keras. Adapun jenis miras yan dikonsumsi Erdi adalah vodka dan bir bintang.
Dari hasil penyidikan sementara, Erdi dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi miras dalam jumlah banyak
"Tersangka juga dipengaruhi minuman keras beralkohol dalam jumlah yang banyak. Tersangka minum vodka 4 botol, per satu botol ukuran 250 ml yang dicampur dengan bir bintang 6 kaleng. Banyaknya minuman ini dihabiskan berdua dengan kerabatnya hingga tersisa satu kaleng,” kata Viky seperti dikutip dari Kabarpapua.co--jaringan Suara.com, Rabu (23/9/2020).
Kepada polisi, Erdi mengaku alasannya mengonsumsi miras karena untuk menghilangkan rasa letih akibat bekerja.
"Malam hari sebelum mengkonsumsi minuman beralkohol, ED bersama rekannya AM sempat menghabiskan waktu di Jembatan Youtefa. Lalu keduanya membeli minuman beralkohol untuk menghilangkan rasa capeknya. ED mengakui sampai jam 03.00 WIT pagi, dirinya dan AM mengkonsumsi miras di Kupang, depan Kantor Gubernur Papua,” kata Viky.
Dalam pemeriksaan polisi, terdapat 7 saksi yang telah diperiksa termasuk ED yang dimintai sebagai tersangka.
“Kasus ini akan segera dilimpahankan ke jaksa, karena seluruh barang bukti dan keterangan yang dibutuhkan telah lengkap. Minggu ini sudah tahap 1,” ujarnya.
Diketahui, kecelakaan lalu-lintas yang menewaskan Bripka Christin terjadi di ruas jalan Polimak, Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 07.30 WIT saat korban hendak menuju Mapolda Papua.
Baca Juga: Polwan Ditabrak Mati Wakil Bupati Ternyata Mualaf, Rajin Bersihkan Masjid
Erdi yang mengemudikan mobil keluar jalur dan menabrak korban hingga meninggal akibat luka-luka yang dideritanya.
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Polisi Uji Helm dan Botol Air Keras di Kasus Andrie Yunus, Cari Sidik Jari Pelaku
-
Dari Munir hingga Andrie Yunus, Ini Deretan Teror terhadap Aktivis di Indonesia
-
Identitas Barista Cantik di Video Netanyahu Terbongkar, Pihak Keluarga Ungkap Fakta Lain
-
Korsleting Listrik Picu Kebakaran Lagi di Jatinegara, Paksa 31 Warga Mengungsi
-
Usut Teror Air Keras Andrie Yunus, TAUD Desak Presiden Prabowo Bentuk Tim Investigasi Independen
-
Jangan Sampai Terlambat, Ini 6 Langkah Cepat Pertolongan Pertama Saat Terkena Air Keras
-
Mudik Lebaran 2026: 287 Ribu Orang Seberangi Selat Sunda, Volume Kendaraan Melonjak Tajam
-
Apresiasi bagi Pekerja, Wamenaker Berangkatkan 295 Buruh dalam Program Mudik Gratis 2026
-
Polda Metro Jaya Bongkar 86 Titik CCTV, Cari Jejak Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Iran Tantang Donald Trump Kirim Kapal ke Teluk Persia Jika Berani: Kami Kendalikan Selat Hormuz