- Gubernur Pramono Anung menawarkan investasi hijau bagi Jakarta saat menghadiri World Cities Summit 2026 di Singapura, Juni 2026.
- Jakarta mengundang kemitraan pemerintah dan swasta internasional untuk mendukung pembangunan berkelanjutan serta upaya pendinginan suhu perkotaan global.
- Sebagai Vice Chair C40 Cities, Pramono memperkuat peran Jakarta dalam kolaborasi penanganan perubahan iklim kawasan Asia dan Oseania.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menawarkan Jakarta sebagai tujuan investasi hijau saat menghadiri World Cities Summit (WCS) 2026 di Singapura pada 14-16 Juni 2026.
Dalam forum internasional yang mempertemukan para pemimpin kota dunia tersebut, Pramono menegaskan Jakarta membuka peluang kerja sama pembiayaan hijau dan kemitraan pemerintah dengan sektor swasta untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
"Jakarta terbuka terhadap investasi pembiayaan hijau dan kemitraan pemerintah dengan swasta untuk mendukung upaya pendinginan perkotaan. Namun, upaya tersebut juga memerlukan dukungan dari sistem keuangan global," ujar Pramono dalam keterangan resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin (15/6/2026).
Pramono menghadiri WCS 2026 sebagai bagian dari rangkaian agenda internasional yang juga mencakup C40 Mayoral Convening, forum para pemimpin kota dunia yang membahas penanganan krisis iklim dan pembangunan kota berkelanjutan.
Kehadiran Pramono di forum tersebut menjadi yang pertama sejak dirinya ditunjuk sebagai Vice Chair C40 Cities untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania pada April 2026.
Menurut Pemprov DKI Jakarta, partisipasi dalam WCS menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk memperluas kerja sama internasional sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan perkotaan.
Selain itu, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk membuka peluang investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat agenda pembangunan ramah lingkungan.
C40 Cities merupakan jaringan global yang menghimpun hampir 100 kota besar dunia untuk berkolaborasi dalam mengatasi perubahan iklim, termasuk menekan emisi gas rumah kaca dan mendorong pembangunan kota berkelanjutan.
Dengan posisi barunya di C40, Jakarta kini memiliki peran lebih besar dalam mendorong kerja sama penanganan perubahan iklim di kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania.
Baca Juga: Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai
-
Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
-
Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai
-
Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun
-
Tak Cuma Izin WNA! KPK Berpeluang Bongkar Korupsi Sektor Lapas di Kasus Silmy Karim
-
#TataUlangIndonesia! Mahasiswa Demo di Istana dan DPR Bawa 20 Tuntutan
-
Pulang Haji Bos Maktour Fuad Hasan Langsung Diperiksa KPK, Apa yang Bakal Digali?
-
Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas