Suara.com - Belakangan publik tengah dihebohkan dengan kasus pelecehan seksual yang menimpa seorang perempuan di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Menurut penuturan adik korban, waktu itu ia sedang berkendara di jalan raya, berboncengan dengan kakaknya. Namun, seorang pemotor lain tiba-tiba merapat dan memegang paha kakaknya.
Hal tersebut sontak membuat keduanya kaget. Merasa tak terima, mereka kemudian mengejar pelaku pelecehan seksual tersebut sampai dapat.
Baru-baru ini, beredar di linimasa media sosial video klarifikasi pemuda berinisial IR. Pemuda tersebut diduga merupakan pelaku pelecehan seksual yang tengah menjadi pembicaraan.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @Warung_Jurnalis, Senin (28/9/2020). Terdapat dua bagian berbeda dalam video yang diunggah. Lihat videonya disini.
Bagian pertama memperlihatkan sosok IR saat sedang diinterogasi oleh seorang pria. Sementara bagian kedua mempertontonkan klarifikasi dari pihak kepolisian.
Pemuda itu berhasil diringkus oleh pihak yang kepolisian dalam waktu sekejap. Sebab, korban telah mengunggah video yang meperlihatkan plat nomor pelaku pelecehan seksual.
"Kami mengamankan pelaku kurang dari 24 jam. Jadi dia memang beraksi di atas motor dan mengincar korban yang tidak lain dua orang wanita ini," ujar Kapolsek Cipondoh AKP Maulana Mukarom, Senin (28/9/2020).
Kapolsek Cipondoh tersebut mengaku telah memeriksa dan menginterogasi pelaku. Rupanya, IR sudah memiliki istri. Tak hanya itu, istrinya kini pun tengah mengandung seorang bayi.
Baca Juga: Telusuri Aksi Cabul Petugas Rapid Test Bandara, Polisi Periksa CCTV
"Pelaku sudah menikah dan istrinya sedang hamil," tukasnya.
Soal motif perbuatan ini, Maulana Mukarom mengatakan bahwa pelaku berusia 25 tersebut melakukannya lantaran iseng saja.
Kejadian ini menambah daftar perlakuan tidak menyenangkan terhadap wanita selama di jalanan. Maulana menambahkan jika ada kasus lain bisa dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Jika ada kasus lain bisa dilaporkan ke Polsek Cipondoh ya," ujarnya.
Sementara, adik korban pelecehan berinisial HAP telah mengonfirmasi perihal video tersebut. Ia mengatakan video tersebut memang benar dan pelaku IR telah diamankan oleh pihak yang berwenang.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kakaknya telah bertemu pelaku di kantor polisi.
"Iya pelaku sudah ditangkan dan diamankan. Korban juga sudah bertemu pelaku di kantor polisi," ungkapnya kepada Suara.com, Selasa (29/9/2020).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan