Suara.com - Terhitung sejak 23 September 2020 hingga 6 Oktober 2020, Rumah Sakit Hewan Sumatera Barat menutup pelayanan selama dua pekan atau 14 hari.
Dilansir dari Klikpositif.com-jaringan Suara.com, terpampang pengumuman di depan pintu masuk RS Hewan Sumbar. Dalam tulisan pemberitahuan tersebut tertera.
'Sehubungan dengan adanya Tenaga Medis yang kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanggal 22 September 2020, maka pelayanan selama 14 hari dari tanggal 23 Oktober 2020 sampai 6 Oktober 2020 dalam rangka isolasi mandiri tim dokter.'
Seorang sekuriti yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, pelayanan ditutup sejak enam hari yang lalu.
"Sudah hampir seminggu pelayanan ditutup," katanya pada Selasa (29/9/2020).
Ia menambahkan, hingga kini tidak ada aktifitas apapun di dalam RS Hewan Sumatera Barat.
"Tidak ada petugas yang ke kantor, karena memang diminta isolasi mandiri," ujarnya.
Sementara itu, Klikpositif.com juga sudah mencoba menghubungi Kepala UPTD Rumah Sakit Hewan Sumatera Barat Drh Idham, baik melalui telepon dan WhatsApp, namun belum ada jawaban.
Baca Juga: Sumbar Masuk 5 Provinsi Teratas Penyumbang Kasus Positif Covid-19 Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK